Bagaimana Mandi yang Sehat Menurut Ahli Perawatan Kulit

SheKnows

Kita semua suka mandi air hangat yang meneyegarkan untuk memulai hari, membersihkan rambut dan kepala, dan memberikan relaksasi pada tubuh. Namun, mandi air panas untuk memulai hari anda mungkin tidak memberikan apapun untuk kesehatan kulit kita. Menurut ahli perawatan kulit dan rambut, terlalu banyak air panas sebenarnya tidak baik untuk tubuh kita. Lantas, seperti apa mandi yang sehat menurut mereka?

1. Jangan Mandi Terlalu Sering

Seberapa sering Anda harus mandi tergantung pada tingkat aktivitas Anda – ahli perawatan kulit mengatakan bahwa tidak ada peraturan yang tegas tentang itu. Tapi jika Anda tidak aktif, Anda bisa mengurangi mandi beberapa kali dalam seminggu. Jangan mengurangi waktu mandi terlalu banyak hingga anda tercium tidak sedap, atau berisiko membiarkan infeksi bertahan pada kulit. Jika Anda berolahraga dan mandi di pagi hari lalu mandi lagi setelah berolahraga, Anda harus sadar untuk tidak melakukannya terlalu lama. Kadang-kadang, mungkin ada alasan untuk mandi dua kali sehari, tapi seharusnya itu dilakukan dalam waktu yang singkat saja, menurut ahli perawatan kulit.

2. Jangan Mandi Terlalu Lama

Paparan air bisa menyebabkan kulit dan rambut menjadi kering. Mandi yang lebih lama juga memberi air kesempatan untuk membiarkan pembersih apa pun menjadi lebih merusak. Ahli perawatan kulit asal Amerika, Krant dan Dr. Lauren Ploch, mengatakan semakin singkat waktu mandi itu lebih baik. Bagi mereka yang memiliki dermatitis atopik atau kulit yang sangat kering, disarankan agar tetap mandi sampai lima menit atau kurang. Biarkan proses mandi tetap aktif Jangan berdiri di pancuran bawah air selama beberapa menit setiap kali mandi.

3. Air Dingin

Katy Disaster Response

Air panas melepaskan minyak alami dan merusak kulit lebih cepat, jadi tetap gunakan air dengan temperature biasa atau dingin. Beberapa ahli perawatan kulit menganjurkan air yang sangat dingin untuk menyegarkan sirkulasi. Selain menghindari suhu yang sangat panas untuk mandi, hendaknya gunakan temperature biasa atau normal untuk mendapatkan mandi terbaik.

4. Jangan Mencuci Rambut Terlalu Sering

Rambut terbuat dari sel kulit mati artinya itu tidak perlu dicuci sebanyak sisa kulit lainnya. Seberapa sering Anda mencuci rambut akan tergantung pada jenis rambut Anda. Mencuci rambut terlalu sering bisa menyebabkan itu mengering, terutama masalah bagi siapa saja dengan rambut abu-abu atau rambut berwarna diluar hitam, yang cenderung lebih kering.

Mencuci rambut tidak terlalu sering telah menjadi tren yang oleh ahli perawatan kulit, dikaatakan bahwa beberapa orang mengalami yang kelebihan berat badan, menyebabkan penebalan ketombe pada kulit kepala. Orang sering mengabaikan mencuci kulit kepala sehingga tidak mengeringkan rambut. Hal ini dapat menyebabkan penumpukan minyak kulit kepala yang menyebabkan pengelupasan dan kemerahan, bahkan kerontokan. Pastikan untuk mencuci kulit kepala Anda setidaknya satu-dua kali setiap minggu.

5. Fokus pada Bagian Tubuh yang Sering Kotor

Lengan dan kaki Anda tidak selalu membutuhkan sabun. Untuk mandi cepat, fokuskan pada ketiak, pangkal paha dan kaki Anda.

6. Pemilihan Sabun

Beberapa ahli perawatan kulit mengatakan sabun tradisional bisa melucuti minyak dari kulit Anda, disarankan produk yang diberi label sebagai "cleanser", seperti moisturizing body wash. Karena cleanser dapat mengembalikan kelembaban pada kulit. Namun, Jika Anda tidak memiliki masalah dengan kulit kering atau teriritasi, sabun tradisional itu baik-baik saja.

7. Mulai dari Atas

Mandi dari atas ke bawah memungkinkan sabun bekerja dengan cara turun. Jika Anda berjerawat, ahli perawatan kulit menyarankan untuk mencuci muka, dada dan punggung Anda setelah mengkondisikan rambut. Bagi orang dengan kulit sensitif dan / atau kulit berjerawat ahli merekomendasikan keramas, kondisioner, biarkan kondisioner untuk beberapa waktu sambil mencukur, bilas kondisioner, lalu baru membersihkan kulitnya.

8. Jika Bercukur, Lakukan di Akhir Mandi

The Manliness Kit

Anda ingin melembutkan rambut sebelum bercukur, tapi jangan terlalu banyak. bercukur harus terjadi pada akhir mandi pendek sehingga bulu-bulunya lembab tapi tidak terlalu bengkak karena terlalu banyak panas dan uap, yang menyebabkan pembengkakan rambut yang kemudian itu akan menyebabkan tersedak saat rambut cukur kering dan menyusut di bawah permukaan kulit.

9. Keringkan Tubuh dengan Baik

keringkan kulit Anda dengan handuk bukan menggosok dengan penuh semangat. Menggosok bisa menyebabkan iritasi dan membuat Anda gatal. Pengeringan sederhana juga menyisakan sedikit air pada kulit, yang harus disegel dengan pelembab setelah habis mandi. Tapi pastikan untuk mengeringkan area tertentu. Terutama mengingat daerah lipatan kulit, antara jari kaki, di daerah selangkangan, dan di bawah lengan, untuk mengurangi risiko ruam dan infeksi kedepannya.

10. Pelembab Kulit

Oleskan pelembab segera, dalam waktu dua sampai tiga menit setelah mandi. Melakukannya dengan cepat membantu menciptakan penghalang untuk mencegah "kehilangan air transepidermal" dan menjaga agar kulit tetap lembab. Banyak ahli perawatan kulit menganjurkan pelembab dua kali sehari, bahkan ketika Anda tidak mandi, selama musim dingin, dan jika Anda memiliki kulit kering. Disarankan untuk menggunakan produk bebas aroma. Bagi orang dengan kulit kering, cobalah pelembab krim bukan losion. Untuk kulit kering, dianjurkan untuk lebih memilih pelembab yang mengandung ceramide atau pelembab asam alfa-hidroksi.


Melihat beberapa kriteria mandi yang sehat menurut ahli perawatan kulit diatas, apakah selama ini anda sudah mandi dengan benar? Well, lebih baik memulai terlambat daripada tidak sama sekali. Semoga bermanfaat.



(ADP)