Apa dan Bagaimana Teknik Pomodoro untuk Efektifitas Waktu Anda?

Metode dan cara mengatur dan mengelola waktu dengan baik beragam, seperti teknik Pomodoro, metode untuk mengelola waktu dengan baik yang berkembang sejak era 80an dan masih banyak diterapkan hingga kini. Bila anda mencari cara mengatur atau mengelola waktu dengan efektif agar tugas-tugas pekerjaan atau sekolah yang menggunung dapat terselesaikan dengan baik, mungkin teknik Pomodoro ini bisa jadi solusinya.



Apakah Teknik Pomodoro?

Teknik atau cara mengelola waktu secara efektif ini dikembangkan oleh seorang Italia bernama Francesco Cirillo dan populer karena dibuktikan efektif oleh banyak orang dalam mengelola waktu dengan cara yang kreatif dalam interval-interval waktu.

By The original uploader was Erato at Italian Wikinews - Transferred from it.wikinews to Commons by Fale using CommonsHelper., CC BY-SA 3.0, Link

Kata pomodoro diambil dari bahasa Italia, negara asal Francesco Cirillo, yang berarti tomat. Ia menamai metode yang dikembangkannya Pomodoro karena timer dapur yang digunakan Francesco semasa di universitas adalah timer berbentuk tomat. Dan dalam metode Pomodoro ini, kamu akan menggunakan timer, meski tak harus berbentuk tomat!

Bagaimana Cara Melakukan Teknik Pomodoro?

Cara mengelola waktu efektif dengan Pomodoro cukup simple, yang anda butuhkan hanya timer dan daftar pekerjaan atau tugas yang harus anda selesaikan secara berurutan.

Anda bisa menggunakan timer pada handphone anda, atau gunakan tomato-timer

Setelah pekerjaan yang harus dilakukan telah anda ketahui dengan jelas, maka lakukan teknik Podomoro berikut:

1.Set timer

Pasang timer untuk tiap satu interval waktu bekerja. Francesco menetapkan 25 menit sebagai lama bekerja efektif untuk tiap interval dalam teknik pomodoro, namun jika setelah beberapa waktu anda merasa anda mampu memperpanjang waktu hingga 30 menit dalam satu interval, maka dapat interval waktu dapat diperpanjang. 25 menit inilah yang disebut pomodoro.

2. Fokus 25 menit

Selama interval 25 menit, bekerjalah dengan fokus dan usahakan tidak terganggu hal lain selain tugas yang harus diselesaikan, hingga timer berbunyi menandakan waktu 25 menit telah berakhir.

3. Rehat Pendek

Setiap 25 menit pomodoro berakhir, tandai sampai dimana pekerjaan anda dan buat catatan berapa kali konsentrasi anda terpecah pada hal selain pekerjaan tersebut serta apa penyebabnya. Lalu ambillah rehat sejenak. Lama rehat tiap podomoro sekitar 5 menit, termasuk waktu untuk membuat catatan tadi.

4. Rehat Panjang

Setelah waktu rehat pada tiap interval pomodoro berakhir, lanjutkan kembali dengan interval waktu yang sama. Lakukan hingga 4 pomodoro, lalu rehat panjang selama 20 menit.

5. Apakah Bagusnya teknik Pomodoro?

Bila anda memiliki tugas pekerjaan atau sekolah yang menumpuk, maka mengelola waktu dengan teknik pomodoro ini dapat menolong anda untuk:

  • Lebih mudah mempertahankan konsentrasi pada tugas yang harus dilakukan dengan adanya rehat-rehat pendek dan rehat panjang.
  • Membuat anda lebih mampu bertahan menyelesaikan pekerjaan dengan ritme relatif konstan dengan adanya waktu penyegaran.
  • Teknik Pomodoro juga memperkecil kemungkinan anda merasa frustasi karena tumpukan pekerjaan yang berebut penyelesaian.
  • Cara ini juga meminimalisir kemungkinan anda membuang-buang waktu atau menunda-nunda pekerjaan dengan adanya timer yang mengingatkan anda terus sepanjang waktu bekerja.


Pro dan Kontra Teknik Pomodoro

Pro dan kontra tentu ada seperti juga umumnya dengan tips, trik, metode atau teknik penyederhanaan permasalahan lainnya. Beberapa profesional merasa teknik Pomodoro sangat menolong mereka memanfaatkan waktu secara efektif dan membuat mereka tidak meloncat dari satu tugas ke tugas lainnya yang berakhir pada seluruh pekerjaan beresiko tidak selesai pada waktunya.

Namun sebagian lain merasa teknik ini konyol dan tak sesuai untuk semua bidang pekerjaan.

Betul, setiap cara atau metode tentu menyesuaikan dengan kebutuhan dan pribadi setiap orang. Bila anda telah mampu berkonsentrasi selama berjam-jam dalam menyelesaikan tugas atau pekerjaan, maka mungkin anda tak membutuhkan teknik Pomodoro.

Namun, jika saat ini anda juggling between tasks dan seringkali membuat anda frustasi, atau seringkali pertanyaan, "Yang mana duluan nih..." terlintas atau terucap, maka mungkin teknik Pomodoro dapat menjadi solusi yang tepat.

Menurut Website cirillocompany, orang-orang dibawah ini termasuk yang sesuai untuk bekerja dengan menggunakan teknik Pomodoro:

  • Penulis
  • Pengacara
  • Programmer
  • Orangtua
  • Sutradara
  • Pelajar
  • Guru
  • Para manager

Bagaimana dengan anda? Siap mencoba mengatur dan mengelola waktu lebih efektif agar bekerja lebih efisien dan produktif dengan teknik Pomodoro?



[RaNa]