7 Kriteria HRD dalam Memilih Kandidat Karyawan Perusahaan Lewat Soft Skill

Bagaimana kita bisa mendefinisikan kualitas seorang karyawan yang baik? Dan apa yang dicari perusahaan ketika memilih seorang karyawan dari mereka kandidat terbaik? Sementara setiap perusahaan memiliki kebutuhan tersendiri yang berbeda, dan ternyata ada beberapa karakteristik karyawan terbaik yang dijadikan calon kandidat oleh mereka.

Memahami ciri-ciri ini, dan mengenali kandidat baik yang diterima oleh perusahaan dapat membantu anda memperbaiki proses rekrutmen yang anda jalani nantinya. Lalu apakah pimpinan anda menghargai karyawan yang percaya diri dan memiliki motivasi sendiri? Atau mereka menentukan calon kandidat dengan melihat siapa yang memiliki inisiatif yang paling banyak untuk menjalankan suatu tugas.

Untuk memahami kualitas umum dari seorang kandidat karyawan yang dicari oleh sebuah perusahaan, CareerBuilder melakukan penelitian dengan Harris Poll tahun lalu. Mereka melakukan survei kepada lebih dari 2.000 HRD dan professional HR mengenai soft skill – sebuah karakteristik yang tidak memiliki hubungan dengan kepribadian daripada dengan kemampuan.

Beberapa hasil mungkin tampak jelas, tapi mungkin hasil terbesar adalah pentingnya soft skill secara keseluruhan. Lebih dari tiga per-empat responden – 70% , setiap soft skill itu sama saja dengan hard skill. Tambahan 16% soft skill yang dijelaskan malah lebih penting daripada hard skill saat mengevaluasi kandidat. Dan dalam Anibee News kali ini kita akan membahas tentang apa yang akan dilihat HRD saat mencari kandidat karyawan perusahaan.


1 > Memiliki Etika Kerja yang Baik. Mampu Menetapkan dan Mencapai Tujuan

Pada urutan pertama, etos kerja yang baik adalah hal yang sangat jelas dan merupakan salah satu kualitas yang paling disukai oleh manajer dalam mencari kandidat. Menurut CareerBuilder, 73% HRD ingin melihat kandidat mereka menunjukkan kemampuan mereka untuk bekerja keras. Kandidat yang menetapkan suatu tujuan untuk dirinya sendiri, atau merespon dengan baik untuk mencapai sasaran yang diberikan oleh atasan, bahkan juga menunjukkan kesediaan untuk melakukan lebih banyak daripada jam kerja yang ada di kantor.


2 > Bisa Diandalkan. Bahkan dengan Konsisten Mau Mengikuti

Hal ini juga dipilih sebanyak 73% HRD, ketergantungan bisa membuat semua perbedaan antara kandidat yang biasanya mengikuti, dan orang yang selalu melakukannya. Calon yang menunjukkan komitmen untuk menyelesaikan tugas tepat waktu, seperti yang ditugaskan, selama proses aplikasi kemungkinan akan melakukan hal itu pada saat menjadi karyawan pada perusahaan tersebut.



3 > Sikap Positif. Dapat Menciptakan Lingkungan yang Baik

Pada posisi selanjutnya yang dipilih oleh HRD sebanyak 72% adalah sikap positif yang memiliki banyak manfaat bagi karyawan lainnya. Positif mengarah kepada hari kerja yang lebih produktif, dan menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk karyawan. Karyawan yang hebat secara konsisten dapat menonjol dan menunjukkan sikap optimis mereka dan mendapatkan reputasi positif bagi mereka sendiri. Salah satu sifat yang harus dicari dalam kandidat adalah kemampuan mereka untuk mengakui kesalahan dan tetap bergerak maju dengan cara yang positif. Ini menunjukkan mereka akan bersama-sama tangguh di tempat kerja.


4 > Bermotivasi. Berkerja dengan Efektif dan Mampu Mengikuti Petunjuk yang Sedikit

Dua pertiga HRD, sebanyak 66% mencantumkan motivasi diri sebagai soft skill yang menjadi kunci dalam memilih kandidat. Ketika menemukan karyawan yang baik, manajer sering mencari kandidat yang berinisiatif dan mampu menyelesaikan pekerjaan dengan sedikit petunjuk atau tanpa dorongan. Semangat dan minat dalam bekerja cukup sering mendorong pada karyawan dan motivasi diri bahkan percaya diri juga sangat penting dalam hal ini, dan ini dipilih oleh HRD sebanyak 46% sebagai soft skill terbaik dari para kandidat terpilih.


5 > Berorientasi pada Team. Memanfaatkan Kolaborasi dengan Maksimal

Pikirkan tentang seorang karyawan hebat dalam perusahaan. Apakah mereka bekerja dengan baik dengan orang lain? Apakah mereka nyaman berkolaborasi dengan team? Menurut CareerBuilder, 60% manajer memperkerjakan dan mencari kandidat yang berorientasi pada tim selama proses aplikasi. Banyak perusahaan sukses berdasarkan kerja tim dan seluruh departemen, bukan hanya individu. Jadi saat mereka meninjau aplikasi dan melakukan wawancara, mereka mencari kandidat dengan riwayat pengalaman kerja dengan berkolaborasi, serta memberi dan menerima umpan balik kelompok yang membangun.


6 > Berkomunikasi dengan Efektif. Memahami suatu Manfaat dan Berkomunikasi dengan Jelas

Soft skill lain yang dicari oleh HRD adalah komunikasi, 56% mereka mencari kandidat yang mampu berkomunikasi dengan efektif. Karyawan ideal akan mengerti pentingnya komunikasi yang baik, dan betapa kacaunya hal itu jika ada pesan yang tidak jelas atau tidak terjawab sama sekali. Saat mencari kualitas ini di antara calon kandidat, ajukan pertanyaan tentang metode komunikasi yang mereka sukai, atau untuk contoh komunikasi yang baik yang pernah mereka alami. Jika tanggapannya mereka (lisan atau nonverbal) sesuai dengan harapan HRD, mungkin anda bisa menjadi karyawan yang hebat.


7 > Fleksibel. Beradaptasi dengan Mudah

51% HRD mencari kandidat yang mampu beradaptasi dengan fleksibel. Seorang karyawan yang baik tidak akan menolak perubahan secara membabi buta, namun mengambilnya dan menyesuaikan karena hal itu penting bagi perusahaan. Lalu apakah kandidat saat diwawancarai nyaman dengan elemen pekerjaan yang tidak dipahaminya? Apakah mereka bersedia untuk mengambil suatu pengalaman baru dan menyesuaikan diri saat tujuan perusahaan berpindah? Jika seorang kandidat menunjukkan fleksibilitasnya, HRD pun akan yakin bahwa mereka akan mudah untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja mereka yang baru.

Anda mungkin tidak sepenuhnya percaya dengan pentingan masing-masing soft skill yang sudah diberitahukan, tapi anda mungkin memiliki ide untuk menciptakan suatu kondisi yang baik untuk suatu perusahaan. Satu hal yang perlu diingat adalah bahwa tidak semua kandidat akan memiliki semua kualitas yang sudah dituliskan di atas. Beberapa kandidat mungkin tidak memiliki banyak pengalaman dalam tim. Orang lain mungkin tidak terlalu sering berkomunikasi dengan departemen lain, pemimpin senior, atau mitra eksternal.

Jika anda yakin bisa memberikan yang terbaik untuk menjadi calon kandidat suatu perusahaan, kenapa tidak anda mencoba mempraktekkan hal yang diatas. Dan semoga anda cepat mendapatkan pekerjaan impian anda.


(Fa)

Source: Jibe.com