Anibee Japanese Four Season Festival Hari Pertama: Dashi dan Doraemon

Halo teman-teman anibee,

Kalian datang nggak ke Japanese Four Season Festival hari pertama, hari Jumat tanggal 21 Juni 2013? Walau masih sepi pengunjung, di hari pertama ini semua terkesima dengan setting dan booth-booth yang dihadirkan anibee. Acara yang digelar dari jam pulang sekolah hingga malam hari membuat Japanese Four Season Festival jadi destinasi hang out yang seru buat para pelajar sambil menyambut weekend. Booth takoyaki dan okonomiyaki jadi favorit pecinta jajan..hahaha jadi inget anibee ambassador Singapura, si Serene dan temannya Q yang menghabiskan uang di vendor jajanan di Ikebukuro. Aku juga seperti mereka nih di anibee Japanese Four Season Festival!

Jajan

Bagiku, jajan adalah hal yang penting banget di dalam sebuah festival. Penjual ketoprak mungkin lewat di depan rumah kita setiap hari, tapi nggak ada penjual takoyaki keliling atau sosis bakar kan? Nah ini adalah kesenangan tersendiri datang ke festival. Di anibee Japanese Four Season Festival, ada dua vendor takoyaki yang juga menjual okonomiyaki, yaki udon, dan ramen. Selain itu, ada vendor kebab yang juga menjual burger, vendor bento, vendor dorayaki, vendor sosis bakar yang juga menjual french fries, vendor Ramen Sanpachi, vendor es serut, vendor es lilin, dan vendor Pokka. Ini semua nggak aku catat, tapi hafal di luar kepala karena begitu nafsu nya aku dengan jajaaaan! XD

Mengesampingkan diet (yang entah apakah pernah kumulai), aku bertekad mencoba satu persatu, dan yang nggak sempat terbeli adalah es potong, es serut, dan dorayaki. Takoyaki dari vendor Marumaru Ichi jadi pemenangnya, dari segi ukuran dan rasa.


DI BACKDROPNYA TERTULIS KALAU MARUMARU ICHI PERNAH MEMENANGKAN REKOR MURI DENGAN TAKOYAKI TERBESAR


FOTO TAKOYAKI MARUMARU ICHI DI TANGANKU. YANG MAU NGILER, DIPERSILAHKAN

Tapi, kelebihan vendor saingan Marumaru Ichi adalah takoyaki nya bervariasi fillingnya, ada cumi, kepiting, dan sosis ayam. Okonomiyaki nya laku keras, sementara itu aku juga iseng mencoba Yaki Udon nyaÂ…lumayanlah


MIE NYA MEMANG BESAR, TAPI RASANYA SEPERTI MIE DISIRAM SAUS.

Pelajaran yang bisa diambil bagi kamu para festival goers adalah, pilihlah jajan yang hanya menjual satu atau dua macam menu karena vendor seperti itu akan lebih fokus mempersiapkan jualannya daripada vendor yang menjual berbagai macam makanan.

Bagaimana dengan Ramen Sanpachi? Jujur aja, seperti ada bumbu yang hilang dari ramen favorit ini dan harganya sedikit mahal untuk ukuran makanan festival, Rp30.000 semangkuk, untung aku dapat kupon gratis semangkuk so I didn’t miss it. Sosis bakar Apollo dan Kebab Baba Ali juara banget, enak, sempurna! Bagaimana dengan Pokka? I have new favorite now, Susu Melon! Enak banget, terutama karena aku berjalan kaki nggak berhenti-berhenti selama tiga hari festival berlangsung di bawah panas terik – dan minuman kaleng ini terasa refreshing!

Games

Dalam sebuah festival, vendor-vendor permainan juga penting, supaya pengunjung nggak bosan dan merasa have so many things to do here. Di anibee Japanese Four Season Festival, ada game menembak atau Wanage, game mancing bayi-bayi ikan mas atau Fishing, game mengambil bola yang mengapung dengan sumpit atau Water Yoyo, dan vendor omiji alias kertas bertuliskan nasibmu, yang biasa ada di halaman kuil-kuil di Jepang. Tenang saja, nggak ada game makan kerupuk karena ini bukan perayaan 17 Agustus (seru kali ya kalau ada game makan okonomiyaki. Kenyang tuh pasti XD)


WANAGE. DUBBING MBAK BERKAUS ANIBEE YANG MENJAGA GAME: “TEMBAK HATIKU MAS, TEMBAK HATIKU!”


GAME MANCING BAYI IKAN MAS, JADI FAVORIT ANAK-ANAK PEREMPUAN KARENA BUTUH KESABARAN


GAME WATER YOYO BUTUH KESABARAN DAN KEGEMESAN NGELIHAT BOLA-BOLA

Belanja

Elemen berikutnya yang wajib ada dalam sebuah festival adalah things to buy. anibee Japanese Four Season Festival menghadirkan vendor Kinokuniya yang mendiskon sampai 70%, suer beruntunglah kalian yang datang ke festival ini.


ART BOOK EKSKLUSIF DI-DISKON 70%. KICHIGAI NA! :O

Selain Kinokuniya, ada juga vendor yang jualan pedang dan samurai (eittsÂ…lengkap bener jenis vendor-vendornya!), dan Komunitas Anime Manga Haven berjualan poster hasil jepretan mereka sendiri. Jadi yang mereka jual itu karya seni, temaaan, karya seni! Hasil jeprat-jepret figurin gituÂ…

Acara

Akhirnya kita masuk ke bagian inti dalam festival ini. Ada apa aja sih di hari pertama? Band bernuansa metal super keren Zanrokku jadi band pembuka. Kostum mereka oke, aransemen musik live terdengar rapi banget kayak udah proffesional abis gitu dehÂ…

Matahari bersinar sangat terik dan penonton hanya sedikit, tapi itu tidak membuat penampilan Zanrokku jadi di bawah standar mereka.


ZANROKKU: BERLIMA, DUA GITARIS, SATU BASSIS DAN SATU VOKALIS

Abis nonton Zanrokku, aku langsung ngacir ke winter area, sebuah tenda ber-AC dengan wallpaper dahan-dahan bersalju. Kenapa aku ke situ? Karena aku mau meet & greet dengan Doraemoooon!!! Doraemon juga dibawa naik ke panggung utama setelah acara di winter area. Kasian Doraemon nya nanti kepanasan, kan dia dari Jepang yang dingin ?

Acara joget-joget si Doraemon ini sekalian memperkenalkan theme song terbaru Doraemon.


DORAEMON DIKERJAIN PEMBAWA ACARA

Setelah itu, panggung digoyang oleh Inglidate dan Mahir band. Tapi karena aku nggak bisa membelah badanku jadi dua, aku melewatkan dua band ini (nggak melewatkan-melewatkan banget sihÂ…sempet nonton Inglidate, vokal nya sugoi), aku memilih ngadem di Winter Area karena aku mau nonton remake terakhir serial jadul namun masih nge-hits: Itazura Na Kiss!!!!

Acara nonton masih berlanjut, tapi aku keluar karena mendengar tabuhan taikoÂ… saatntya Dashi diberangkatkan!



BENAR-BENAR SEPERTI DI JEPANG

Untuk membangun sebuah dashi, dibutuhkan uang yang hampir setara dengan biaya untuk membeli rumah, atau minimal setara dengan DP-nya lah. Ini menunjukkan keseriusan bangsa Jepang dalam mengucap syukur atas hasil panen atau kesehatan dan kesejahetraan penduduk. Acara berikutnya adalah nari bersama, kita menari bon odori, dipimpin oleh dua mahasiswi cantik UNJ yang mengenakan yukata.


SUASANA BON ODORI DI DEPAN YAGURA

Para personil Zanrokku ikut memeriahkan tari-tarian bon odori. Bon odori ini adalah tarian untuk menyambut musim panas, tujuannya adalah supaya hati gembira (hahaha basic banget yaÂ… ngapain nari? Ya biar gembira) dan efek sampingnya adalah keakraban sesama warga. Kegiatan yang positif! Instalasi tinggi itu namanya Yagura. Kenapa warnanya merah-putih, mungkin terinspirasi dari bangsa Indonesia (ngaco,ngaco!!)

Yang jogetnya paling heboh, dapat hadiah boneka Doraemon. Eittss, itu boneka bukan dari toko sebelah lho, tapi dari IMMG, langsung dari perusahaan Doraemon di Jepang! Jadi, lain kali kalau anibee ngadain Bon Odori lagi, ikut ya, dan hebohlah, siapa tau lain kali hadiahnya bukan boneka doraemon tapi kantong ajaibnya. XD

Nantikan artikel tentang anibee Japanese Four Season Festival hari ke-2!

-Keisha