XSHIBUYA: Berpesta Dengan Bulan dan Bintang

Perkenalkanlah Xshibuya dengan playlist kalian di ipod, laptop, handphone, dan sebagainya. Kenapa? Karena mereka akan jadi salah satu pengisi acara festival anibee yang akan datang.


SUMBER FOTO: _XSHIBUYA_ FACEBOOK

BERLIMA, SIAP MENERANGI HATI KALIAN YANG AKAN DATANG KE FESTIVAL ANIBEE

Band ini berdiri pada tahun 2006, mengaku mengusung aliran Nu Metal Experiment. Beranggotakan Cia Nicolay sebagai vokalis, Rangga Goh sebagai gitaris, Mario Xblood sebagai bassis, Rei sebagai pemain keyboard dan Sandy sebagai pemain drum – awalnya mereka hanya membawakan lagu-lagu dari band Dir en Grey. Untuk yang belum tahu, Dir en Grey adalah sebuah band Jepang dengan aliran musik yang belum dikategorikan hingga kini. Dir en Grey sudah menggebrak panggung-panggung indie di Jepang sejak tahun 1997 dan kini mereka memiliki banyak fans di Amerika dan Eropa, selain di tanah airnya sendiri.

Namun pada tahun 2009, XSHIBUYA mulai mengeluarkan album berisi lagu-lagu ciptaan mereka sendiri. Berjudul Despair Of Sorrow, lagu-lagu mereka terinspirasi oleh kesedihan-kesedihan yang ada di muka bumi ini: korupsi, perceraian, pengkhianatan, rasa bersalah, aborsi, kelaparan, dan Indonesia.

Berpesta dengan bulan dan bintang, adalah kesan yang kudapatkan dari biografi band ini, karena mereka bernyanyi untuk mereka yang dirundung nestapa, menyemangati kita semua lewat nada-nada minor.


SUMBER FOTO: XSHIBUYA FACEBOOK

AKSI PANGGUNG XSHIBUYA

Setelah “Despair Of Sorrow”, mereka mengeluarkan album berjudul “Prevocalic Blossom”. Seperti album sebelumnya, lirik pada lagu-lagu dalam album ini pun penuh dengan kesedihan, namun jika dikaji lebih dalam, sebenarnya XSHIBUYA memberi harapan atau optimisme dalam liriknya:

The sky's clear and tomorrow's still there for you and
your ill-definite life

Deskripsi tentang band mereka yang tertulis di halaman facebook mereka adalah berikut (sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia):

“Gang-gang kotor di Jakarta adalah rumah kami, tangisan mereka yang miskin dan terlempar menjadi nyanyian nina bobo kami. Ini adalah dunia dimana anjing memakan sesamanya, hingga para pembantai berhenti tertawa dan yang lemah berhenti mengusap air mata. Kami akan meneriakkan musik kami untuk sebuah perubahan, atau setidaknya, menenggelamkan ironi menyakitkan dari dunia yang kita tinggali ini.. negara ini.

Nantikan teriakan mereka di festival anibee yang akan datang!

-Keisha