Panduan anibee Bahasa Jepang 101 Vol.19 - Cara Bicara Gaya Samurai

Cara Berbicara Bahasa Jepang Gaya Samurai!!


SUMBER GAMBAR: ORENDSRANGE

Jika kamu sudah menonton film Akira Kurosawa yang panjang di tempat temanmu, membaca beberapa manga Vagabond, atau mungkin menonton film Rurouni Kenshin movie berkali-kali dan kamu menyadari sesuatu. Ya benar, cara mereka berbicara mereka berbeda pada saat itu, dengan menggunakan bermacam-macam kata pendek dan bahkan kata kerja.

Kita sudah membahas beberapa ungkapan yang pernah digunakan pada jaman Edo di bahasan sebelumnya, jadi disini kita akan sedikit mengulangnya juga. Mari kita pelajari beberapai kata-kata dengan Gaya Samurai!

拙者(せっしゃ)
Sessya
Dalam bahasa Indonesia : Aku

Pada jaman itu, kalau kamu ingin menunjukkan bahwa kamu adalah seorang Samurai yang hebat dan tidak memiliki keraguan untuk menjadi rendah hati, kamu tidak akan mengatakan “watashi”; kamu menggunakan kata-kata INI! Apa yang harus tidak disukai tentang itu? Kata-kata itu sangat mudah untuk ditulis, diingat, dan terdengar mengaggumkan.

-殿(どの)
-dono
Dalam bahasa Indonesia : Tuan/Bapak/Nona/Nyonya

Sebuah akhiran yang sangt umum digunakan pada jaman Edo, ini seperti kata kuno dari –kun/-san. Umumnya untuk berbagai macam kelamin, walaupun lebih sering digunakan terhadap rekan laki-laki dan atasan yang dekat dengan kamu.

-で御座る (でござる)
- de gozaru
(Akhiran kalimat)

Seperti Samurai yang terlalu macho untuk menggunakan kata-kata tua ketika mengacu pada diri mereka sendiri; seperti “desu” tidak akan digunakan oleh mereka! Ini adalah saat kamu merasa ungkapan ini berguna, umum, dan terdengar sangat ekstrim, ucapkan ungkapan....de gozaru!

さらば!
Saraba!
Dalam bahasa Indonesia : Selamat Tinggal!

Melihat kembali pada Volume 19, tidak terlalu banyak hal baru yang harus ditambahkan disini: ungkapan ini masih terdengar sangat berkelas, ini merupakan kalimat pengganti untuk setiap kata perpisahan – dan kamu akan cenderung mendapatkan tatapan geli dari orang lain kalau kamu menggunakannya pada kehidupan nyata!

忝い!(かたじけない!)
Katajikenai!
Dalam bahasa Indonesia : Maafkan aku/Aku berhutang budi padamu!

Seperti yang dijelaskan pada Volume 21, ungkapan ini tetap terdengar kuno dan sangat sopan. Sangat sopan, sehingga kebanyakan orang akan mengira bahwa orang yang mengatakan ini akan berani berkorban demi mereka!

- Q