Belajar Jepang 101 ala anibee - Kalimat Perpisahan Selain Sayonara

Mengatakan Kata Perpisahan dalam Bahasa Jepang

Selain bai bai, yang merupakan serapan dalam bahasa Inggris, apalagi kalimat yang dapat kamu ucapkan dalam bahasa Jepang sehari-hari saat kamu akan berpisah dengan seseorang?

Ketika semuanya sudah selesai, kamu harus pulang, nggak peduli betapa gembiranya kamu sudah berhasil membeli semua barang impianmu di toko Animate di pinggir jalan di Akihabara.

Kamu sudah dikawal dengan baik (semoga ya!) dan karena itu, mengucapkan selamat tinggal pada temanmu yang kelelahan menemanimu seharian adalah hal sopan yang seharusnya dilakukan. Ini dia, beberapa cara untuk melakukannya!

さよなら
Sayonara
“Selamat tinggal!”

Kalau kamu ragu-ragu, ucapkan kalimat klasik itu! Secara umum, kalimat itu mudah diingat dan cocok ke segala situasi dalam konteks perpisahan, kalimat ini makin jarang digunakan sih akhir-akhir ini, membuat kamu jadi terdengar makin “wow” saat mengucapkannya. Kalau kamu mengucapkannya pada orang yang lebih tua, sebaiknya kamu menundukkan punggung seperti yang kamu lihat di drama-drama!

じゃあね!
Jyaa ne!
“Sampai jumpa!”

Salah satu kalimat yang sering digunakan karena mudah diucapkan dan fleksibel. Kalimat ini punya banyak variasi, dan diucapkan dalam bermacam-macam intonasi dan bahkan ada versi menurut gender, jadi, ayo bereksperimen!

さらば!
Saraba!
“Akhirnya berpisah!”

Kalau kamu lagi ingin jadul-jadulan, gunakan kalimat ini. Bersiaplah dengan berbagai reaksi seperti tatapan aneh dan mungkin tatapan kekaguman karena kamu masih menggunakan kalimat ini. Mereka mungkin akan berpikir kamu otaku film samurai yang fanatik.

あばよ!!
Abayo!!
“Ketemu lagi ya!”

Kalimat ini sempat dilarang, dan sekarang masih dikenal sebagai gaya bahasa yang sangat santai. Dengan konteks dan intonasi yang benar (atau salah??), kalimat ini bisa diintepretasi jadi sangat kasar. Hati-hati dengan penggunaan bahasamu!!

- Q