Fotografer Cosplay - Jay Tablante! Bagian I

Bermula dari sebuah kecintaan, tamu kita hari ini segera mengetahui bahwa dirinya akan berakhir sebagai fotografer yang memotret orang-orang berbakat dalam industri pop culture!

Salah satu dari sekian tamu terhormat anibee kali ini muncul di International Cosplay Day Singapore (ICDS) mendatang, dan ia datang dari Filipina. Seorang fans komik yang gila, dan juga seorang penulis buku ‘Geekology’, kita mendapat kesempatan untuk berbincang tidak lain tidak bukan, dengan Jay Tablante!


SUMBER GAMBAR: ICDS

anibee: Hai Jay, terima kasih untuk waktunya berbincang dengan kami! Mari membuka obrolan dengan perkenalan dirimu dan apa yang kamu lakukan selama ini!

Jay: Namaku Jay Tablante, dan aku adalah fotografer profesional selama 10 tahun (dan masih terus berjalan). Aku juga sangat menggemari buku komik dan juga seorang anime geek.

anibee: Bagaimana awalnya kamu menjadi fotografer untuk cosplay dan apa yang membuatmu tertarik menekuni bidang itu?

Jay: Memotret cosplayer datang dari berbagai pengalaman. Dulu (dan sampai sekarang) aku adalah seorang ilustrator yang frustrasi. Sejak aku membeli majalah Uncanny XMEN #1 (cover Magneto), dengan cepat aku jatuh cinta pada kesenian. Aku ingin menggambar seperti itu.


Jadi di sekolah, aku bergabung dengan kelompok kesenian, menerjunkan diriku di workshop-workshop menggambar pada musim panas, untuk mempertajam ketrampilanku dalam menggambar. Sayangnya, skill ku tampaknya tidak bertambah sedikitpun. Aku menghentikan rencanaku untuk jadi komikus, tapi tidak benar-benar meninggalkan lahan kreatif tersebut. Ketika duduk di bangku kuliah, aku berkenalan dengan fotografi. Diperkenalkan oleh sepupuku yang secara formal mempelajari bidang itu dengan kamera ayahnya. Sejak dia tinggal di rumahku selama masa kuliahnya, aku banyak membaca buku fotografinya. Dengan uang yang kukumpulkan dari berbagai macam pekerjaan web design, aku membeli kamera pertamaku.

Setelah itu aku magang dengan seorang fotografer profesional selama dua tahun. Aku menjadi asistennya setiap akhir pekan saat aku kuliah, atau saat kapanpun jika aku senggang. Aku nggak pernah punya kehidupan sosial waktu itu. Hahaha.

Aku nggak menyangka ini akan jadi karirku. Jadi, aku sudah memotret beberapa kali ketika kecintaanku pada pop culture dan fotografi makin menjadi. Aku menjadi kurator untuk pameran keduaku saat itu, Pop Nostalgia pada tahun 2008, yang memusatkan tema pada film, tayangan TV, mainan, komik, dan tema-tema klasik. Karya terakhirku terinspirasi dari XMEN. Karya itulah yang “secara formal” memperkenalkanku pada fotografi cosplay.

Fotografi cosplay membawa kecintaanku pada komik, anime, dan fotografi secara bersamaan. Kebanyakan karya kita terinspirasi dari imaji-imaji pada masa kecil, dan memberiku taman bermain untuk membangun fantasi pahlawan-pahlawanku. Hehehe.

NahÂ…gimana? Terinspirasi untuk menjadi fotografer cosplay? Sekali lagi dunia cosplay bukan hanya melulu cosplayer, buat teman-teman yang hobby fotografi ini mungkin akan saatnya mencoba fotografi cosplay ;)

Tunggu lanjutan obrolan anibee dengan Jay Tablante minggu depan! ?

- Q

Related Article