Unggulan anibee: Tadaaki “Jacky” Dosai!

STGCC Jacky interview

The Singapore Toy Game and Comic Convention (STGCC) benar-benar sebuah acara yang meleburkan pecinta segala pop culture, Barat dan Timur! Salah satu tamu yang kami wawancarai adalah Tadaaki “Jacky” Dosai – Wakil Ketua Cosplay.com, pengawas COSMODE, dan seorang cosplayer berpengalaman!

anibee: Hai Jacky, selamat datang ke Singapur! Atau tepatnya – selamat datang KEMBALI ke Singapur!

Jacky: Makasih, menyenangkan kembali ke sini!

STGCC Jacky interview

anibee: Ini adalah kali kedua mu di Singapur sebagai tamu, apa yang kamu suka tentang negara kami yang membuatmu kembali?

Jacky: Kurasa aku suka semuanya tentang Singapur; orang-orangnya baik, makanannya enak dan kotanya cantik! Tinggal di Marina Bay Sands juga pengalaman yang menyenangkan – aku suka luasnya tempat ini!

STGCC Jacky interview

anibee: Apa pendapatmu tentang kegiatan cosplay di Singapur, dan apakah ada perubahan sejak terakhir kali kamu di sini?

Jacky: Menurutku apa yang kulihat sejauh ini, tidak ada peruahan yang dramatis dari tahun lalu, dan ini hal yang bagus.

Yang aku suka tentang cosplay Singapur adalah betapa beraneka kebudayaan datang bersama ke satu tempat. Kalian punya acara seperti STGCC, di mana ada berbagai macam cosplay di satu lokasi, entah itu tokoh manga, anime, atau tokoh dari Barat.

Bahkan beberapa hal seperti penamaan ganda (misalnya Gouki Street Fighter di Jepang sementara itu di US namanya Akuma) diterima dan digunakan secara bergantian tanpa anggapan buruk. Ini mungkin hal yang remeh temeh bagi orang lain, tapi bagiku, aku melihat ini sebagai contoh cemerlang dari luasnya tenggang rasa dan toleransi di Singapur.

STGCC Jacky interview

anibee: Kamu adalah salah satu orang yang benar-benar menjalankan kecintaan dan hobimu sebagai pekerjaan, pasti nggak mudah! Bagaimana kamu menyeimbangkan kedua sisi hidupmu?

Jacky: Kamu benar, memang nggak mudah! Membuat hobimu jadi pekerjaan nggak pernah mudah, entah di negara manapun kamu tinggal. Terutama dalam kasus seperti cosplay, yang harus kuakui, kadang susah untuk mengambil untung.

Pekerjaan yang kulakukan di Cosplay.com , COSMODE dan WCS, contohnya, nggak pernah menjamin aku bisa makan enak, tapi lebih kepada pekerjaan buruh yang kukerjakan dengan cinta. Kamu sering harus mengerjakan hal-hal yang mungkin nggak terlalu kamu sukai, atau bahkan benar-benar kamu benci, untuk membuat pekerjaan itu terus berjalan, dan itu akan terjadi pada pekerjaan apapun yang berdasar pada hobi sekalipun.

Tapi pada akhirnya, ini tentang mengingatkan dirimu kenapa kamu suka sekali dengan hobi itu, dan membuatmu fokus pada aspek-aspek positif yang kamu sukai. Secara pribadi bagiku, aku suka segi bisnis dari cosplay, dan itu jadi faktor besar dalam mengatur keinginanku untuk melakukan hal-hal yang kusukai.

STGCC Jacky interview

anibee: Bagaimana kamu memutuskan tokoh yang ingin kamu perankan dalam cosplay? Apakah kamu hanya langsung memerankan apa yang sedang menarik bagimu, atau memerankan berbagai tokoh yang paling populer dalam berbagai serial?

Jacky: Bagaimana kamu memutuskan tokoh yang ingin kamu perankan dalam cosplay? Apakah kamu hanya langsung memerankan apa yang sedang menarik bagimu, atau memerankan berbagai tokoh yang paling populer dalam berbagai serial.

Misalnya, aku nggak akan meng-cosplay tokoh yang nggak cocok denganku, sekalipun aku suka mereka. Dalam kasus-kasus seperti ini, aku lebih baik memerankan tokoh lain dalam serial itu yang benar-benar cocok denganku, dan jika memungkinkan, berpasangan dengan cosplayer lain yang bisa memerankan tokoh kesukaanku dengan lebih jujur

Tiger & Bunny, misalnya, aku adalah fan Barnaby, tapi dia tipe tokoh yang nggak akan pernah bisa kuperankan. Bagaimanapun juga, Kotetsu/Wild Tiger cocok denganku dalam penampilannya, fisiknya, dan kepribadiannya. Jadi, aku memilih memerankan Kotetsu, dan beruntung karena menemukan rekan yang cocok jadi Barnaby, Elffi from Finland, Kami berfoto di Paris, dan itu sangat keren!

Ini adalah prinsipku sejak lama; aku melakukan hal yang sama tahun lalu dengan Ozma (dari Macross Frontier) – walaupu sebenarnya aku fan Ranka!

STGCC Jacky interview

anibee: Jadi kita nggak akan melihat Ranka Lee – versi Jacky dong?

Jacky: Haha! Bahkan AKU nggak mau melihat itu!!

Tapi kembali pada topik, ini juga alasan kenapa aku ingin waktu yang lebih lama untuk memerankan sebuah tokoh lebih dari orang lain kebanyakan. Adalah naluri normal untuk ingin memerankan tokoh baru dari tayangan yang baru kamu tonton dan menikmati gelombang ketertarikan. Tapi bagiku pribadi, kurasa untuk melakukan cosplay yang sangat bagus, lebih baik kamu duduk manis selama nonton sebuah tayangan dan melakukan observasi mendalam pada tokohnya.

Dengan melakukan ini, aku merasa terbantu dalam mengenal tokoh itu lebih dalam, dengan detil-detil yang jelas, dan yang nggak terlihat jelas. Hampir 6 bulan waktu yang kubutuhkan utuk memerankan Ozma, misalnya, karena aku ingin terlihat sangat sama secara signifikan dengan detil-detil jaketnya, dan aku ingin mengakrabkan diriku dengan budaya dan praktik-praktik pilot pesawat tempur. Begitu pula dengan Kotetsu, selain menurunkan berat badan untuk menyamakan penampilan fisik dengannya, aku membuat kebiasaan mempelajari cara dia bicara, hingga cara duduknya yang rileks dan bersandar.

STGCC Jacky interview

anibee: Bagaimana kamu menghadapi orang-orang yang salah mengerti/ meremehkan cosplay?

Jacky:Oh, aku sangat sering berurusan dengan ini! Bisa dimengerti kok kalau beberapa orang dapat kesan negatif dari cosplay karena aksi-aksi beralasan orang-orangnya. Bagaimanapun juga, ini adalah hobi yang memberi wadah yang besar bagi orang, terutama anak muda, untuk mengekspresikan diri. Aku sering dianggap “abang senior” di scene-scene cosplay, dan ini kuanggap serius. Terkadang aku frustrasi, namun aku segera menenangkan diri dan mengingat tanggung jawabku, jadi aku bisa mengusahakan yang terbaik untuk jadi teladan dan berharap untuk membawa nama cosplay pada masyarakat luas.

Kalau nggak ada lagi yang bisa kukerjakan, aku akan jadi orang tua yang membosankan, bukan?

STGCC Jacky interview

anibee: Apa satu hal yang ingin kamu lihat di masa depan mengenai cosplay di seluruh dunia?

Jacky: Hanya karena aku suka kalian, aku akan jujur di sini – aku nggak tahan dengan kompetisi! Aku tahu ini pasti aneh mendengar hal ini dari seorang pria yang menjadi bagian dari WCS, dan untuk sebuah bentuk seni seperti cosplay, elemen kompetitif memang selalu penting. Tapi secara pribadi aku nggak suka menilai orang dalam kompetisi, karena memberi kesan bahwa orang-orang menyukai cosplay orang ini dan nggak suka cosplay orang itu, padahal kenyataannya, ini tentang semua orang yang menikmati dan mengekspresikan diri.

Aku berniat untuk memperkenalkan jenis kompetisi baru, dari Japan Cosplay Club, dimana kamu berkompetisi bukan untuk memperebutkan posisi, tapi dinilai penampilannya secara individu (Gold, Silver, Bronze). Dengan begini, setiap orang dapat masukan yang mereka inginkan, dan kerja keras setiap partisipan tetap dirayakan.

Aku berharap bisa pelan-pelan memperkenalkan format ini pada setiap kompetisi cosplay, ini akan membangun keinginan untuk berbagi kenikmatan lebih besar dengan setiap orang. Kalau kamu setuju dengan ini, tolong dukungannya!

Terima kasih khususnya pada STGCC untuk undangannya, dan pada Jacky Dosai untuk waktunya!

- Q

Related Article