Riset Newcastle University Menemukan Penyembuhan Diabetes Tipe 2

Kita semua tahu bahwa diabetes adalah penyakit kronis. Yang dimaksud dengan kronis adalah tidak bisa disembuhkan, hanya bisa dikendalikan. Tapi ahli riset Newcastle University, dokter Roy Taylor, M.D mengatakan hal berbeda.

Hasil risetnya menemukan kalau beberapa orang bisa menyembuhkan diabetesnya dengan mengikuti diet sangat rendah kalori. Dalam studi dr.Taylor, 30 penderita diabetes makan hanya 700 kalori per hari dalam dua bulan. Berat badan mereka turun sekitar 15 kilo.

Setelah dua bulan, para peneliti memberi mereka aturan porsi makan untuk mengembalikan ke cara makan normal perlahan. Sampai enam bulan berikutnya, mereka tidak merasakan gejala diabetes sama sekali.

Itu artinya, selama mereka menjaga berat badan, mereka tidak lagi membutuhkan suntikan insulin atau terus menerus memonitor gula darah. Mereka tidak lagi beresiko terkena serangan jantung premature dan stroke, atau komplikasi diabetes yang bisa merusak mata, ginjal, dan kaki, ungkap dr.Taylor. Ditambah lagi, mereka merasa sehat dan kuat.


Sumber Gambar: livestrong

Bagaimana diet bisa menyembuhkan diabetes tipe 2? Dengan menurunkan berat badan, menurut dr.Taylor. Diabetes disebabkan oleh menumpuknya lemak di pankreasmu. Ekstra lemak merusak kerja organ dalam memproduksi insulin, hormone yang mengatur gula darah. Tapi jika kamu membakar lemak, lemak yang pertama kali terbakar adalah yang di dalam organ, ucap dr.Taylor.

Sebagai hasilnya, sel yang memproduksi insulin d pankreas kembali bisa merespon cepat terhadap gula di aliran darah, menjaga gula darahmu agar selalu normal. Studi dr.Taylor ini didukung oleh spesialis obesitas Spencer Nadolsky, di mana Nadolsky mengatakan ia melihat kesembuhan itu “setiap waktu” (ketika berat badan turun setidaknya 15% dari berat saat ini).

Kamu bisa melakukan hal ini dengan membuat rencana menurunkan berat badan dengan menu dan kegiatan yang seimbang. Kadang kita makan terlalu banyak dalam sehari. Padahal dilihat dari kegiatan kita, mungkin kita tidak membutuhkan kalori sebanyak yang biasanya kita santap dalam satu hari. (AOZ)

Untuk baca sumber utama, kunjungi http://abom.org/ (American Board of Obesity Medicine)