7 Tanda Komplikasi pada Penyakit Diabetes yang Harus Diketahui

Gula darah yang naik secara tidak konsisten ternyata akan menambah masalah bagi kesehatan Anda, seperti pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan syaraf. Beragam komplikasi ini dapat menyebabkan tubuh Anda sulit untuk melakukan sesuatu, bahkan mengancam jiwa Anda. Itulah sebabnya. Jika Anda mengidap diabetes tipe 2, gunakanlah manajemen diabetes Anda dengan sebaik mungkin dan mengontrol gula darah secara rutin.

Dengan menjadi sadar akan komplikasi dan gejalanya, itu merupakan suatu langkah awal untuk menghadapi diabetes dengan baik, ucap Gerald Bernstein, MD, direktur Diabetes Management Program di Mount Sinai Beth Israel Hospital, Kota New York.

Memberitahu diri sendiri akan penyakit diabetes, akan mencegah kita dari komplikasi. Ternyata ada sekitar tujuh tanda komplikasi diabetes yang tidak bisa kita abaikan.


Pusing dan Gemetar

Gejala ini seringkali menjadi tanda bahwa gula darah Anda rendah (hypoglycemia). Menurut Lori Zanini, RD, CDE, juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, biasanya orang-orang menggambarkannya sebagai perasaan gugup atau cemas. Gula darah pun bisa dibilang rendah jika ada dibawah angka 70. Bahkan jika tidak diobati, gula darah yang terlalu rendah bisa membuat Anda pingsan dan membutuhkan perawatan medis darurat.

Jika Anda merasakan gejala hypoglycemia, periksalah gula darah Anda. Jika jumlahnya ternyata kurang dari 70, makanlah 15 gr karbohidrat seperti 3 tablet glukosa, 4 ons jeruk, atau 2 sendok makan kismis. Tunggu 15 menit lalu periksa kembali gula darah Anda. Jika belum mencapai 70, makan 15 gr karbohidrat lagi, tunggu 15 menit, dan periksalah kembali. Tetapi jika gejala tersebut tidak hilang, segeralah menghubungi dokter. Zanini bahkan menyarankan untuk selalu membawa permen atau tablet glukosa.


Sering Buang Air Kecil dan Haus Berlebihan

Sebaliknya, haus dan keinginan untuk selalu buang air kecil bisa jadi tanda bahwa gula darah Anda terlalu tinggi. Seiring waktu, gula darah tinggi (hyperglycemia) dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk dengan kerusakan ginjal, penyakit jantung, dan kerusakan syaraf. Anda dapat membantu mencegah gula darah tinggi dengan berolahraga, mengikuti aturan makan bagi penderita diabetes, dan meminum obat sesuai dengan resep dokter. Jika gula darah tetap tinggi, konsultasikan ke dokter untuk mengetahui tindakkan apa yang harus Anda lakukan, seperti penyesuaian dan gaya hidup terhadap segala perawatan yang Anda lakukan.

Jika tidak diobati, gula darah yang tinggi bisa menyebabkan komplikasi parah yang memerlukan perawatan darurat, seperti koma diabetes.


Pengelihatan yang Berkurang dan Beragam Penyakit pada Mata

Diabetes yang tidak terkontrol bisa meningkatkan resiko penyakit pada mata, termasuk retinopati diabetes, glaucoma, dan katarak. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa mengakibatkan kehilangan penglihatan dan akhirnya menyebabkan kebutaan. Penting pula untuk menjalani pemeriksaan mata secara teratur, dan berkonsultasi ke dokter apabila Anda merasa penglihatan semakin kabur, dan lain-lain.


Luka yang Tidak Sembuh

Diabetes menurunkan aliran darah, dan diabetes tidak terkontrol bisa berakibat pada sirkulasi yang buruk. Hal ini dapat menyebabkan luka yang ada tidak tertutup karena sel darah bergizi tidak sampai pada tempat yang dibutuhkan.

Luka yang ada bisa menjadi bisul, dan bisul akan menjadi terinfeksi. Dan apabila semakin parah, infeksi itulah yang harus diamputasi. Sehingga penting sekali untuk selalu memeriksakan tubuh Anda, terutama kaki.


Anda Sulit Merasakan Sesuatu

Neuropati, atau kerusakan syaraf akibat sirkulasi yang buruk, terutama pada anggota tubuh Anda. Komplikasi diabetes bahkan bisa membuat Anda tidak mampu merasakan panas dan dingin atau bahkan luka di kaki yang tidak bisa diobati. Selalu kenakan sepatu yang pas, periksa anggota badan Anda sampai kaki.


Pembengkakan Tangan, Wajah, Kaki, dan Pergelangan Kaki

Pembengkakan bisa menjadi tanda bahwa ginjal Anda tidak berfungsi dengan baik. Gejala lain dari kerusakan ginjal bisa meliputi sakit perut, lemah, sulit tidur, dan sulit berkonsentrasi, itu yang dijabarkan oleh American Diabetes Association. Ginjal yang berfungsi buruk bisa mengancam nyawa Anda, karena mereka bekerja dengan tidak optimal untuk menyaring kotoran sebagai mana mestinya.


Sakit pada Dada, Lengan, dan Rahang

Gejala ini mungkin tanda-tanda serangan jantung, menurut Linda Siminerio, direktur dari University of Pittsburgh Diabetes Intitute. Diabetes bahkan bisa melemahkan pembuluh darah Anda dan membiarkan adanya plak pada arteri Anda. Plak ini dapat melemahkan dan merusak otot jantung Anda, mengakibatkan serangan jantung, atau jika plak itu mengarah ke otak, bisa mengakibatkan stroke. Serangan jantung dan stroke merupakan penyebab utama kematian bagi penderita diabetes.


(Fa)

Source: everydayhealthy.com