Berbuka Puasa ‘Aman’ untuk Pengidap Diabetes

Puasa bukanlah halangan bagi para pengidap diabetes, tapi tentu dengan konsultasi dengan dokter anda sebelumnya. Benar adanya istilah ‘berbukalah dengan yang manis’, karena itu akan segera menggantikan kadar gula darah yang turun sehabis seharian berpuasa, dan hidangan manis tadi ada baiknya disesuaikan dengan suhu tubuh (hangat). Tapi bagaimana dengan pendidap diabetes? Pasien diabetes tipe 2 yang kebanyakan memiliki berat badan lebih (obesitas), sebaiknya mengonsumsi pemanis alami dari buah tanpa gula dan es. Selain itu, dianjurkan untuk menggunkan gula khusus yang memang diproduksi untuk orang dengan diabetes.

Beberapa ahli gizi menyarankan untuk merebus makanan dalam proses pembuatannya untuk pengidap diabetes, terutama pada saat sahur agar tidak terlalu memberatkan kerja lambung disamping fakta bahwa makanan yang digoreng akan membuat kita lebih cepat haus. Sedangkan untuk berbuka puasa, makanan yang mengalami proses penggorangan sebaiknya menggunakan minyak yang baru, sebagaimana kita tahu minyak yang telah digunakan beberapa kali bersifat karsinogenik yang mana sangat berbahaya untuk tubuh dalam jangka panjang.

Selain asupan makanan yang dikontrol dan diperhatikan, pengidap diabetes juga perlu melakukan olahraga kecil-kecilan, aktivitas gerak tubuh yang sesuai dengan kondisi berpuasa. Misalnya, jalan santai selama 30 menit atau aktivitas fisik lainnya dan dilakukan sebelum waktu berbuka puasa. Para ahli gizi juga menyarankan agar pengobatan dan puasa tetap bisa berjalan, sebaiknya pengidap diabetes tidak makan berlebihan. Saat berbuka puasa, orang cenderung ‘membalas’ dengan makan berlebihan, terdapat banyak cemilan gorengan, karbohidrat, dan makanan manis yang juga berlemak.

Sebagaimana puasa merupakan ibadah wajib bagi setiap umat muslim, itu sesungguhnya juga mengajarkan banyak kebaikan, termasuk kesehatan tubuh. Di mana anjuran berpuasa dapat menjadi sarana kontrol dan detoksifikasi atas asupan yang kurang baik untuk tubuh kita.










foto: dzikir

(ADP)