5% Wanita Hamil Rawan Terhadap Penyakit Gestational Diabetes Mellitus


Ibu hamil juga rawan terhadap penyakit diabetes, dan ini dapat mempengaruhi kehamilannya. Ini disebut sebagai gestational diabetes.

Gestational diabetes adalah penyakit yang rentan dialami oleh wanita hamil. Menurut peneliti dari Royal Collage of Physicians dari Clinical Medicine, GDM atau Gestational Diabetes Mellitus menyerang sekitar 5% dari wanita hamil dan penderitanya juga berisiko untuk mengidap diabetes mellitus di kemudian hari.

Hal ini harus menjadi perhatian bagi wanita hamil. Apalagi wanita lebih banyak memproduksi fetuin B, dibandingkan dengan fetuin A. Fetuin adalah protein di dalam darah yang diproduksi oleh hati. Sedangkan wanita hamil yang mengidap GDM, didapati lebih banyak memiliki fetuin B. Pernyataan tersebut juga dihasilkan dari peneliti di American Diabetes Association.

Bahkan dalam penelitian yang dilakukan ditemukan kadar fetuin B lebih tinggi pada wanita hamil yang mengidap GDM (4,8 [1,7] mg / l) dibandingkan dengan kehamilan non-GDM (4,3 [1,2] mg / l). Namun yang mencengangkan adalah tidak jarang fetuin B itu sendiri menurun secara signifikan setelah melahirkan, dan menjadi 3,0 [2,2] mg / l.

Namun tenang saja, pada anak yang dilahirkan dari wanita yang menderita GDM tidak ditemukan tanda obesitas pada anaknya (dalam hal ini obesitas bisa memicu diabetes), terkecuali jika memang sebelum hamil sang ibu sudah mengidap diabetes mellitus.

Kehamilan dengan GDM lebih banyak ditemukan pada wanita di Asia Selatan, jika dibandingkan dengan wanita yang berada di Eropa. Biasanya penderita GDM memiliki kelebihan berat badan atau obesitas pada masa awal kehamilan.

Dalam hal ini, kondisi janin dari wanita hamil dengan GDM cenderung lebih kecil daripada janin dengan non-GDM pada masa pertengahan kehamilan. Namun yang mengejutkan adalah setelah melewati fase itu janin akan tumbuh lebih cepat sampai dengan kelahirannya.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melakukan pengobatan kepada wanita hamil yang memiliki GDM. Di Australia sendiri penggunaan metformin sangatlah kontroversial kepada wanita hamil dengan GDM. Namun hasil investigasi menunjukkan bahwa metformin memberikan keseimbangan yang baik dan memberikan manfaat keselamatan. Bahkan metformin dapat berfungsi sebagai alternatif insulin untuk pengobatan GDM.

Jadi untuk para wanita hamil, diperingatkan untuk selalu menjaga kesehatannya dan juga selalu rutin melakukan pengecekkan ke dokter kandungan.


(Fa)