Canalia Obat Diabetes Tipe 2 Disetujui di Jepang Setelah Terbukti Ampuh

Berita seputar pengobatan diabetes tipe 2 datang dari Jepang dengan disetujuinya produksi dan penjualan CANALIA® obat untuk penderita diabetes tipe 2 oleh Mitsubishi Tanabe Pharma. Izin produksi dan penjualan tablet CANALIA® ini dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, Buruh dan Kesejahteraan Jepang untuk untuk penderita diabetes tipe 2 di Jepang.

Obat Diabetes Tipe 2 Jepang

















Gambar hanya ilustrasi berita; sumber gambar: Google

Apakah Tablet CANALIA®

Tablet CANALIA® adalah kombinasi kandungan selektif dari TENELIA® dan CANAGLU®, keduanya juga merupakan tablet untuk pengobatan diabetes mellitus tipe 2 yang juga dikeluarkan oleh Mitsubishi Tanabe Pharma Jepang, dimana TENELIA® mengandung penghambat enzim DPP-4 sehingga meningkatkan produksi insulin. Sedangkan CANAGLU® mengandung penghambat enzim SGLT2 yang berefek pada pembuangan glukosa melalui urin.

Kedua zat penghambat diatas, melalui percobaan yang dilakukan terhadap penderita T2DM di Jepang, dibuktikan manjur dan aman untuk penderita diabetes tipe 2. Dan kini, kedua zat dalam dua obat diabetes tersebut dikombinasikan dalam tablet CANALIA®.

Melalui press release yang dirilis Daiichi-Sankyo., Ltd. yang bertindak sebagai partner pemasaran, penggunaan obat minum CANALIA® pada penderita diabetes mellitus tipe 2 akan meningkatkan efektifitas obat-obatan yang dikonsumsi dan meningkatkan kontrol gula darah pada penderita atau pasien.

Canalia Obat Diabetes Tipe 2 Ampuh Jepang










Efek Samping CANALIA®

Saat berita ini dirilis, CANALIA® belum dijual di Indonesia dan seperti p enggunaan obat-obatan lain, konsumsi CANALIA® juga dapat memiliki efek samping, namun dengan penggunaan yang sesuai kondisi, efek samping obat umumnya tidak dirasakan pasien atau dapat diminimalisir.

Karenanya, sangat disarankan melaui konsultasi dokter ahli penyakit dalam atau ahli endokrin untuk menghindari resiko efek samping penggunaan obat karena tak sesuai dengan kondisi pasien, misalnya menimbulkan rasa mual, kembung, atau lainnya.


[RaNa]

Referensi:
Daichi-Sankyo Press Release