Pasien Diabetes yang Melewatkan Cek Kesehatan Tahunan Bisa Melipatgandakan Risiko Kematian

india.com

Dilansir dari situs kesehatan internasional, NHS Digital, orang dengan diabetes yang melewatkan pemeriksaaan kesehatan tahunan (rutin) bisa meningkatkan risiko kematian dini dua kali lipat. Pasien diabetes kini didesak untuk memastikan mereka menjalani pemeriksaan kesehatan tahunan untuk menyelamatkan nyawa mereka. hal ini harus lebih banyak di informasikan untuk memastikan orang dengan kondisi tersebut tidak melewatkannya, karena bagaimanapun mengatasi diabetes harus tetap menjadi prioritas utama setiap negara baik pemerintah atau penyedia layanan kesehatan. Pasalnya, presentase pengidap diabetes di dunia telah masuk ke tahap yang mengkhawatirkan.

Melihat lebih jauh tentang fakta tersebut, ditemukan bahwa risiko kematian dini bagi pengidap diabetes lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan mereka yang secara konsisten melakukan pemeriksaan kadar glukosa dalam darah, kolesterol, dan juga tekanan darah. Itu juga menyoroti bahwa risiko kematian relatif untuk orang dengan diabetes lebih tinggi daripada populasi umum, terutama pada orang-orang di usia kerja. Hal ini juga mengungkapkan bahwa banyak orang yang khawatir masih belum mendapatkan semua cek atau pemeriksaan kesehatan yang mereka butuhkan.

Bagi orang dengan diabetes tipe 1, risiko kematian adalah 127,8% lebih tinggi daripada populasi yang lebih luas, sedangkan untuk penderita diabetes tipe 2 adalah 28,4%. Pemeriksaan kesehatan tahunan dan dukungan efektif untuk pengelolaan diri sendiri berarti beberapa komplikasi serius diabetes dapat dihindari atau diobati lebih awal, yang memungkinkan penderita diabetes hidup lama dan sehat.

Orang dengan diabetes berisiko tinggi mengalami komplikasi termasuk penyakit ginjal dan masalah kardiovaskular, yang sangat mahal untuk diobati. Pemeriksaan kesehatan tahunan yang direkomendasikan meliputi pengukuran tekanan darah, kolesterol dan tes fungsi ginjal. Dengan menguji ini, masalah dapat diidentifikasi dan ditangani sebelum menjadi terlalu serius. Komplikasi seperti serangan jantung, stroke dan gagal ginjal menghancurkan keluarga, dan menghabiskan dana yang juga cukup besar - namun orang tersebut tak terselamatkan.

Sekali lagi, mengatasi diabetes harus tetap menjadi prioritas utama pemerintah dan penyedia layanan kesehatan. Setiap orang dengan diabetes harus memiliki akses terhadap pemeriksaan kesehatan tahunan ini tidak peduli di mana mereka tinggal, berapapun umur atau jenis diabetesnya. Untuk itu, kita harus memastikan informasi ini sampai ke telinga para pasien dengan diabetes.





(ADP)