Diabetes saat Kehamilan Menaikkan Risiko Penyakit Jantung

ScienceDaily

Hey, kurangi makan makanan manis dan mulai hidup yang lebih sehat dari sebelumnya. Itu berlaku untuk kita semua, namun peringatan kali ini ditujukan untuk ibu hamil. Sebuah penelitian menemukan bahwa wanita yang memiliki diabetes gestasional (diabetes saat hamil) memiliki peningkatan risiko tidak hanya untuk diabetes Tipe 2 di kemudian hari, tapi untuk penyakit jantung dan hipertensi juga. Gestational diabetes didiagnosis jika ada intoleransi glukosa dengan onsetnya selama kehamilan, dan sekitar 6 sampai 8 persen wanita hamil mengembangkan kondisi tersebut.

Peneliti Inggris melakukan penelitian dengan mempelajari 9.118 wanita yang memiliki diabetes gestasional, membandingkannya dengan 37.281 orang yang tidak. Penelitian yang dipublikasikan di PLOS Medicine, rata-rata berusia tiga tahun masa tindak lanjut.

Wanita yang memiliki diabetes gestasional 20 kali lebih mungkin mengembangkan diabetes tipe 2, sesuai dengan penelitian sebelumnya, dan risikonya tertinggi di tahun pertama setelah melahirkan. Selain itu, wanita ini 2,8 kali lebih mungkin terkena penyakit jantung, dan hampir dua kali lebih mungkin terkena tekanan darah tinggi. Para peneliti mengendalikan umur, indeks massa tubuh, etnisitas, kebiasaan merokok serta berbagai variabel lainnya. Satu hal yang mungkin sedikit melegakan ibu hamil yakni Gestational diabetes tidak meningkatkan risiko stroke.

Penulis senior, Dr. Krishnarajah Nirantharakumar, seorang dosen di Universitas Birmingham di Inggris, memberikan saran ini untuk wanita yang menderita diabetes selama kehamilan: "Pastikan Anda memeriksakan diri setiap tahun untuk diabetes, dan juga mengambil kesempatan untuk mendapatkan lipid Anda. dan tekanan darah diperiksa. Jika Anda merokok, berhentilah. Dan jika Anda mengalami obesitas, usahakan menurunkan berat badan, atau setidaknya tidak menambah berat badan.






(ADP)