Diet Keto, Cepat Kurus Bila Tahan Kurangi Karbo

Diet keto adalah diet rendah karbohidrat, tinggi lemak baik dan protein yang banyak dilakukan oleh penderita diabetes maupun mereka yang ingin menurunkan berat badan. Mari mengenal diet keto lebih jauh sebelum memutuskan apakah diet keto sesuai untuk anda. Apakah diet keto dan bagaimana melakukannya serta apa saja yang perlu diperhatikan saat menjalani diet ini.

Mengenal Apa itu Ketosis.

Keto kependekan dari ketosis, adalah suatu kondisi metabolisme tubuh saat asupan karbohidrat sangat rendah sehingga tubuh dipaksa menggunakan asam lemak dalam menghasilkan energi yang dibutuhkan tubuh untuk beraktivitas.

Karbohidrat diubah tubuh menjadi gula glukosa yang digunakan tubuh sebagai energy. Ketika kita berpuasa atau menekan konsumsi karbohidrat, maka simpanan karbohidrat dalam tubuh perlahan, atau sekitar 3-4 hari, tidak cukup lagi untuk menghasilkan energi yang dibutuhkan, maka tubuh akan merubah asam lemak menjadi energi. Namun meski beberapa jaringan tubuh seperti otot, bekerja baik dengan energy yang dihasilkan dari lemak, ada jaringan lain seperti jaringan otak yang tidak dapat menggunakan energi yang berasal dari lemak.

Dalam keadaan tidak tersedianya karbohidrat, tubuh akan mencari jalan keluar untuk menghasilkan energi bagi otak dan pada kondisi inilah badan ketone terbentuk. Prosesnya dikenal dengan sebutan ketogenesis dan proses ini terjadi di dalam liver dan dilepas dalam darah sebagai sumber energi bagi otak dan jaringan tubuh lain.

diet keto adalah

ketogasm - Resep Lasagna

Mengenal Apa itu Diet Keto

Dengan demikian, diet keto adalah diet rendah karbohidrat yang bertujuan membuat tubuh memproduksi energi dari asam lemak dan ketone. Pola makan yang membuat tubuh melakukan mekanisme bertahan.

diet keto infographic


Meski efek menjalani diet keto terhadap mekanisme tubuh masih terus menjadi perdebatan pada ahli, namun semua sepakat bahwa diet keto efektif untuk penurunan berat badan. Apa saja efek diet keto bagi tubuh dalam proses penurunan berat badan:

  1. Menurunkan nafsu makan karena telah dipenuhi oleh efek kenyang dari metabolisme protein. Hal ini mempengaruhi hormon yang berperan dalam mengontrol nafsu makan.
  2. Menurunkan pembentukan lemak dan meningkatkan proses pemecahan lemak oleh tubuh.
  3. Efisiensi konsumsi lemak ditandai dengan penurunan
  4. Meningkatkan metabolisme gula dan pemanfaatan protein dalam tubuh.
  5. Meski umumnya pada 4-5 hari pertama, seseorang yang obesitas dan mulai menjalani diet keto akan merasa lesu, namun perasaan lesu akan berlalu dengan cepat dan diet keto justru dilaporkan membantu memperbaiki mood yang melakukannya.
  6. Tak hanya efektif untuk menurunkan berat badan, diet keto juga bermanfaat dalam mengontrol gula darah sehingga banyak dipraktekkan penderita diabetes. Dari percobaan-percobaan yang dilakukan, para ahli juga membuktikan, diet rendah karbohidrat lebih efektif daripada diet rendah lemak dalam memperbaiki resistensi insulin.


[Cheeboo]