Meja Kantin Anti Ngobrol

Saat menginjak bangku kuliah, terutama di semester-semester pertengahan dan akhir, mahasiswa Jepang sangatlah sibuk. Bangsa Jepang yang dari dulu memang terkenal workaholic, sangat bertanggung jawab, dan tidak ada toleransi terhadap keterlambatan dalam mengumpulkan tugas, akhirnya memantapkan citra-diri ini dengan diresmikannya bocchi seki, meja dengan papan penyekat agar mahasiswa yang sedang makan tidak bisa melihat wajah mahasiswa di depannya (dalam satu meja yang sama), akibatnya adalah, mereka tidak usah/ tidak perlu mengobrol.


SUMBER GAMBAR: TREND HUNTER

SIBUK,SIBUK, JANGAN AJAK AKU BICARA

Menurut pencetus ide bocchi seki ini, selain untuk menghindari ajakan bersosialisasi (ngobrol), bocchi seki juga menguntungkan mereka yang sering duduk sendirian di meja yang berkapasitas empat kursi,karena tidak punya teman. Sekarang mahasiswa-mahasiswa yang duduk sendirian tidak perlu merasa malu atau canggung, dengan adanya bocchi seki.

Bocchi berarti ‘sendiri’ dalam bahasa Jepang. Bocchi seki seolah memuja dan memantapkan nasib tidak punya teman, sepertinya akan sangat disukai oleh meme Forever Alone XD


SUMBER GAMBAR: FORUM BODY BUILDING

“KINI AKU SEMAKIN…BOCCHI FOREVER!”

Apakah bocchi seki ini ada di seluruh universitas di Jepang? Tenang saja, bagi kamu-kamu yang mau semakin gaul dengan berkuliah di Tokyo, tidak perlu khawatir rencana pergaulanmu gagal, karena bocchi seki ada di Universitas Kyoto, bukan Tokyo.

University of Kyoto memesan 10 meja bocchi seki untuk dipasang di kantin, jadi sisanya adalah meja biasa. Ternyata mahasiswa Kyoto banyak yang menyukai dan memilih duduk di meja bocchi seki.

-Keisha