Hatsune Miku Menggelar Konser di Washington


USA Today menulis, bahwa status “idola-remaja” Hatsune Miku tidak dapat dielakkan. Ribuan fans mengenakan kaus bergambar wajah Miku, membeli habis tiket konser Hatsune Miku di Washington Convention Center, akhir September 2013 Tidak diragukan lagi, Hatsune Miku adalah bintang pop, hanya saja, ia tidak nyata. Miku telah menjadi penghubung atau ajang kolaborasi antara seniman musik dengan manajemen konser. “Dia adalah sebuah fenomena global, yang bisa diakses hanya dengan membuka Internet. Dia ada di Youtube atau di Nico Nico Douga milik Jepang,” ungkap Tom Looser, profesor Japanese Studies, dalam kelas yang diajarnya di New York University.

Perusahaan induk yang menelurkan Hatsune Miku, Crypton, akhirnya menggelar konser untuk diva-nya ini. Miku hadir dalam bentuk hologram, tampak seolah 3-D, namun sebenarnya adalah proyeksi dua dimensi di layar cembung. Penonton yang memenuhi Washington Convention Center diperkirakan sekitar 85.000 orang. Dalam konser itu Miku menyanyika lagu-lagu yang ditulis oleh fans nya, dari fans Hong Kong, Los Angeles, dan Yokohama!

Perancang busana kawakan Amerika, Louis Vuitton dan Marc Jacobs, berkolaborasi untuk kostum-kostum Miku selama konsernya di Washington.

SUMBER FOTO: CBSNEWS

WOW HATSUNE MIKU TAMPAK NYATA!

SUMBER FOTO: OTAKU WRITER WORDPRESS

HATSUNE MIKU MENGUASAI PANGGUNG

 

Tema kostum kolaborasi Louis Vuitton dan Marc Jacobs untuk Miku adalah “death music”, ungkap Muraki Kanae, direktur pemasaran Crypton.

SUMBER FOTO: OYSTER MAG

KOSTUM RANCANGAN LV DAN MJ

Kostum utama yang didominasi motif papan catur ini dikenakan hologram Hatsune Miku saat membawakan lagu berjudul “The End”.

-Keisha