TANBO ART: Seni di Atas Sawah

Banyak yang mulai mengenal Jepang dari media pop-culture seperti anime, manga, game, dan sebagainya. Selain itu, Jepang juga terkenal dengan berbagai kreasi uniknya. Mulai dari kyaraben (bekal makan siang yang dihias sedemikian rupa hingga berbentuk karakter tertentu), latte art (seni menggambar di atas sebuah latte), toast art (roti bakar yang diberi gambar), sampai sushi art (gulungan nasi ala sushi yang bergambar). Salah satu dari sekian banyak bentuk seni yang unik itu adalah Tanbo Art.

Sumber: 123inspiration



Sumber: KOTAKU

Tanbo Art adalah istilah yang digunakan untuk seni menggambar di atas sawah. Desain gambar yang ingin dibuat direncanakan dulu menggunakan komputer, lalu para petani menanam beberapa jenis padi yang memiliki warna berbeda dengan menggunakan desain tersebut sebagai pedoman. Dengan kata lain, proses pembuatan tanbo art ini tidak menggunakan zat pewarna sama sekali!

Berawal dari daerah Inakadate, Aomori, Tanbo Art awalnya adalah alternatif untuk mengembangkan daerah mereka. Daerah Inakadate merupakan daerah penghasil beras sejak 2000 tahun yang lalu. Di era modern ini, penduduk daerah tersebut mencari cara untuk meningkatkan perekonomian daerah tanpa meninggalkan ciri khas mereka sebagai penghasil beras. Pada tahun 1993, lahirlah Tanbo Art pertama dengan desain yang masih sederhana. Desainnya makin lama makin rumit seiring perjalanan waktu dan menyebar ke daerah-daerah lain juga.





Sumber: KOTAKU

Berbeda dengan anggapan umum yang mengira kalau butuh waktu bertahun-tahun untuk membuat Tanbo Art, ternyata proses dari menanam hingga panen hanya makan waktu kira-kira lima bulan saja! Biasanya padi ditanam pada akhir bulan April dan sudah bisa dipanen pada akhir bulan September. Kabarnya, waktu terbaik untuk melihat Tanbo Art adalah di bulan September =D

-Mega-