Dunia Memperhatikan Kelakuan Otaku PART 2

Sudah baca artikel PART 1 nya kan? Kalau belum, ini ringkasannya: Dunia mulai menyorot pertumbuhan angka kelahiran di Jepang yang sangat merosot. Setelah diteliti, ternyata banyak cowok-cowok Jepang sudah tidak tertarik pada wanita, karena wanita digital lebih mampu memuaskan hasrat mereka. Pernyataan ini nggak asbun (asal bunyi) tapi didukung oleh hasil penelitian dan wawancara dengan Asosiasi Keluarga Berencana dan Mentri Kesehatan Jepang.


SUMBER FOTO: ONEINCHPUNCH
KENCAN ALA OTAKU

Kalau tidak ada perubahan yang terjadi, populasi Jepang akan menurun tiga kali lipat mulai dari sekarang hingga tahun 2060. Salah satu alasan berkurangnya jumlah bayi di Jepang saat ini adalah – perkembangan para pria Jepang, yang menjadi otaku. Mereka menyukai manga, anime, dan komputer – dan kurang berminat terhadap seks.
Berita di BBC ini ditulis oleh jurnalisnya, Anita Rani, yang langsung mewawancarai dua otaku Jepang, Yuge dan Nurikan, yang mengaku memiliki hubungan pribadi dengan karakter anime.
Ternyata mereka memainkan sebuah game komputer, Love Plus, yang bisa dimainkan di tablet yang portable. Nurikan dan Yuge bisa mengajak pacar mereka, Rinko dan Ne-ne, berkencan ke taman dan membelikan mereka kue untuk merayakan ulang tahun cewek-cewek digital ini.
“Ini adalah hubungan yang ingin kumiliki saat SMA dulu,” ucap Nurikan. Dalam game itu usianya 15 tahun, walau dalam kehidupan nyata Nurikan berusia 38. “Selama aku punya waktu, aku akan melanjutkan hubungan ini selamanya.” Kata Yuge, yang berusia 39.


SUMBER FOTO: GIORNALLETISMO
WAWANCARA DENGAN YUGE DAN NURIKAN


-Keisha