Mencari Jodoh di Ota Ward

Kamu pasti sering kan datang ke konferensi-konferensi manga, anime, apalagi kalau anibee yang bikin xD. Kalau itu harus datang dong! Nah, kalau teman-teman pecinta J-culture di sini datang ke acara-acara seperti itu untuk merayakan hobinya, ternyata teman-teman otaku di Jepang mendatangi festival jejepangan (lucu ya kalau kita bilang ‘jejepangan’ di Jepang?) bukan hanya untuk bercosplay atau menikmati suasana penuh anime dan game, tapi juga untuk mencari kekasih hati! Hahahahah xD

Dari japantimes.co.jp , jurnalis Ryan Nakashima meneliti perilaku para festival-goers. Berbeda dengan cosplayer di Jakarta, cosplayer di Ota Ward, Jepang, tidak hanya berkostum sebagai karakter anime/manga favoritnya, tapi juga melakukan role play. Kalo anak-anak Jakarta beraninya role-playing di twitter aja, nah, mereka role-playing secara langsung dong! Gokiilll sih xD

“Usiaku rahasia,” kata Ai O-totsu, atau Bumpy Love, yang berpakaian seragam Crimson High School dari sebuah video game. Di depan para wartawan Bumpy Love menjelaskan tentang video game yang sedang diperankannya. “Ini adalah game simulasi kencan, jadi kalau kamu bisa ngobrol denganku, kamu harus mengencaniku. Hihihi.”

Penjelasan model Ai O-totsu ini menggambarkan keadaan yang sebenarnya di konferensi-konferensi anime di Jepang. Kalau karakter cewek dari sebuah anime menemukan karakter kekasihnya dalam anime itu, mereka secara spontan akan berkenalan dan berujung pada kencan.
Cosplay di Jepang memang sangat mendekati sempurna, seorang cosplayer mengatakan “Aku akan jatuh cinta secara mendadak jika melihat karakter kesukaan-ku, yah walaupun aku tidak tahu kepribadian dia di kehidupan sehari-hari”


SUMBER FOTO: PURICUTE

-Keisha