Festival Bukit Panggang di Jepang


Gunung Wakakusa adalah gunung yang besar dan memiliki bukit-bukit yang landai dan luas. Setiap tahun rumput-rumput mati di bukit Wakakusa dibakar untuk mempercepat pernghijauan dan membuat pemandangan yang mengerikan tapi juga menakjubkan. Berbeda dengan di Indonesia di mana setiap kejadian gunung meletus selalu jadi bencana alam, di Jepang, bukit dan gunung malah jadi festival dan hiburan rakyat, dikenal dengan nama Wakakusa Yamayaki.

Ini adalah salah satu festival paling menakjubkan di Jepang, di mana ritual penyucian dimulai sekitar pukul 17:30, diikuti dengan pajangan beribu kembang api. Lalu, para bikkhu, yang mengenakan pakaian pendekar, mulai membakar rumput mati Wakakusa. Satu jam kemudian, seluruh bukit seluas 342 meter berada dalam kuasa api. Pemandangan ini bertemu dengan langit yang jadi terang karena api – benar-benar membuat siapapun yang menyaksikannya takjub.


SUMBER FOTO: METRO UK
DARI KEJAUHAN


SUMBER FOTO: NARASHIKANKO

Lebih dari 100.000 orang datang setiap tanggal 4 Januari untuk menyaksikan purifikasi atau penyucian bukit Wakakusa. Festival ini diadakan di kota Nara. Ritual membakar bukit ini sudah berlangsung sejak 1760. Namun, setelah aku baca-baca lagi, niat awal ritual ini bukanlah untuk penghijauan kembali, tapi didasari konflik antar kuil, yaitu kuil Kofuku-ji dan Todai-ji. Menurut penjelasan lain, ritual ini juga dilakukan untuk mengusir beruang buas dan serangga-serangga yang berbahaya. Wah, gimana ya? Kan memang kuilnya berada di alam bebas.

-Keisha