Mahasiswa Keio Semangati Pacar untuk Bunuh Diri

Mahasiswa Universitas Keio di Jepang, Yasuchika Watanabe, 21 tahun, telah diamankan polisi setelah kejadian bunuh diri mantan kekasihnya, juga usia 21 tahun. Yasuchika mengirim banyak sekali pesan elektronik yang isinya menantang wanita itu untuk bunuh diri. “Kamu tidak punya alasan untuk hidup lagi.”

 â€œDaripada menggores urat nadimu, kenapa nggak lompat saja dari jendela atau dari jembatan?” Aplikasi LINE juga menjadi media Yasuchika dalam mempersuasi wanita naas itu untuk mengakhiri hidupnya.

SUMBER FOTO: WEHEARTIT

 

Keesokan harinya, wanita itu lompat dari apartemennya di Minato Ward, Tokyo. Setelah menginvestigasi Yasuchika, pria itu mengakui perbuatannya. Gimana menurutmu, teman anibee? Ternyata kasus kematian bunuh diri di Jepang selain karena kemauan sendiri, ada juga yang karena dukungan atau tantangan dari pacar ya!

Para pembaca surat kabar maupun koran elektronik tentang berita ini semuanya marah-marah, mana ada pria sejati yang menyuruh atau menantang seorang wanita untuk bunuh diri?

Ya, aku setuju, namun juga mana ada wanita sejati yang mau memenuhi tantangan untuk mengakhiri hidupnya sendiri?

Menurut koran Japan Today, tahun lalu ada 27.195 kasus bunuh diri di Jepang dengan Tokyo sebagai kota yang paling banyak mengalami kasus ini. Pemicu bunuh diri terbesar adalah masalah kesehatan. Orang yang sakit menahun tidak kuat menahan perasaan menjadi beban keluarga dan memutuskan untuk segera mengakhiri hidupnya

-Keisha