Legenda Kepiting Hantu: Heikegani

Halo, teman-teman anibee!
Kali ini aku mau cerita tentang legenda masyarakat Jepang ya! Legenda ini bermula dari zaman Samurai dulu. Ada seekor kepiting yang wajahnya seperti manusia dan menyerupai wajah salah satu samurai yang gugur di perang besar Dannoura.

Dinasti Heian adalah poin terluhur dan tergelap dalam sejarah aristokrasi Jepang. Pada masa ini, kesenian sangat berkembang dan salah satu novel paling awal lahir di zaman ini, The Tale of Genji. Sayangnya, seiring majunya kesenian, keamanan negara kurang terjaga sehingga masuklah keluarga pengkhianat, yaitu keluarga Heike dan keluarga Genji.

Dua keluarga ini kemudian membentuk pemerintahan sendiri dan saling berperang. Perang dimenangkan oleh Heike, namun sang kaisar, Kiyomori, menyisakan dua orang Genji. Kaisar membiarkan wanita Genji ini hidup, Yoshitomo Minamoto dan anaknya, karena kaisar jatuh hati pada wanita ini.

Bertahun-tahun kemudian, anak lelaki yang ia selamatkan itu menabuh genderang perang untuk menjatuhkan ayah tirinya. Putra Genji ini menggusur Heike. Heike mengirimkan samura-samurai terbaiknya untuk memberi pelajaran pada Genji namun Kerajaan Heike kalah telak.

Yoshitomo memohon pada suaminya agar menghentikan perang itu, itulah sebab kekalahan Heike. Wanita itu menjanjikan sebuah kerajaan baru di bawah laut. Para samurai Heike melakukan harakiri dan mati di laut, membiarkan jasad mereka jadi makanan kepiting. Konon, amarah yang tersisa di jiwa para samurai membuat mereka bereinkarnasi menjadi seekor kepiting raksasa dengan wajah manusia.

SUMBER FOTO: MUNESUKE SASAI JAPAN


SUMBER FOTO: ANTHROPODA JAPONICA


-Keisha