Harikuyo: Hari Terima Kasih untuk Jarum

foto: iromegane

Tanggal 8 desember kemarin dikenal sebagai Harikuyo di Jepang, dalam bahasa jepang hari yang berarti jarum dan kuyo yang berarti mengadakan upacara untuk mengistirahatkan seseorang atau jiwa sesuatu. Jadi harikuyo adalah hari dimana semua orang yang menggunakan jarum dalam profesinya seperti penjahit, perancang busana dan lainya, pergi ke kuil untuk menghadiri upacara peringatan.

Hari ini di beberapa kuil di Jepang mungkin akan terlihat orang-orang dengan jarum rusak yang smuanya tertusuk pada bahan lunak seperti tofu atau jeli, hal ini menggambarkan jarum yang selama ini tertusuk ke bahan-bahan yang keras pada akhirnya jarum-jarum tersebut dapat tertusuk pada benda yang lunak, hal tersebut dilakukan hanya untuk mengucapkan rasa terima kasih pada jarum.

Tergantung pada daerah, Harikuyo dilakukan pada bulan desember atau februari, pada bulan desember upacara ini berarti menutup pekerjaan untuk tahun ini sedangkan februari berarti memulai. Bagian barat jepang biasanya melakukan upacara ini pada bulan desember, sedangkan bagian timur melakukannya pada bulan februari.

Setelah upacara semua jarum tua ataupun rusak dibakar dalam hariduka, makam untuk jarum-jarum agar beristirahat dengan damai. Harikuyo juga diketahui sebagai hari dimana para perancang busana dan pembuat baju berhenti dari kegiatan mereka juga peralatan yang digunakan, lalu mereka pergi ke kuil berdoa dan berharap agar kemampuannya dalam bidang tersebut menjadi lebih baik di tahun depan.

(ADP)