Ginza, Kawasan Mewah yang Penuh akan Sejarah

Ginza district_anibee.tv

Kawasan Ginza di Tokyo adalah kawasan hiburan dan pusat perbelanjaan yang terkenal mewah, Ginza telah memuaskan dan menghibur para pengunjungnya selama lebih dari satu abad dengan deretan counter/toko yang menawarkan segala keperluan hal tersebut berlaku juga untuk para traveler, barang-barang yang ditawarkan mulai dari perhiasan, pakaian, cinderamata, permen, makanan, sushi, sampai alat tulis.

Namun area Ginza dulu pernah menjadi bagian dari laut, lalu di klaim kembali saat periode Edo (1603-1867) sebagai bagian dari rencana Shogun untuk mengembangkan daerah tersebut. Nama area Ginza diambil dari kata “Gin” yang berarti perak dan kata “Za” yang berarti Kantor.

Kabuki-za ginza_anibee.tv

Kabukiza Theater merupakan bangunan bersejarah yang terdapat disana, pada April tahun 2013 theater telah dibuka kembali setelah bangunan di renovasi tiga kali, sampai sekarang Kabukiza theater telah meyelenggarakan beberapa produksi Kabuki terkenal. Theater ini pertama kali dibuka 1889, struktur bangunan yang ada saat ini merupakan inkarnasi kelima dari bangunan theater Kabukiza.

Yang cukup menarik dari distrik Ginza, adalah api yang pernah membumi hanguskan Ginza pada tahun 1872 justru membuka jalan kemakmuran yang abadi pada distrik tersebut. Pasalnya setelah hancur terbakar, kawasan ini dibangun kembali dengan tujuan menjadikannya distrik yang tahan api. Mencontoh bangunan-bangunan yang ada di London dan Paris, infrastruktur di kawasan ini dimodernisasi dengan menggunakan batu bata untuk membuat rumah, trotoar, dan lampu minyak untuk menerangi jalanan.

Ginza district_anibee.tv

foto: thetimes

Terlahir kembali sebagai “bricktown” atau distrik yang dibangun dengan batu bata, Ginza segera menjadi kota yang dikenal oleh wisatawan dan pembeli yang lalu mengubahnya menjadi salah satu kawasan termewah di dunia. setelah selamat dari gempa dan perang yang terjadi pada tahun 1923, kawasan Ginza terus berkembang.

(ADP)