Kadomatsu : Kebiasaan Orang Jepang Menyambut Tahun Baru

Apa kebiasaanmu di untuk menyambut tahun yang baru? Bermain kembang api, makan-makan bbq, atau pesta semalam suntuk?. Bukan, bukan itu yang dimaksud, melainkan kebiasaan tahun baru yang lebih otentik. Seperti yang biasa dilakukan orang-orang di Jepang dari tahun ke tahun, Kodamatsu. Adalah seni dekorasi tradisonal Jepang untuk menyambut tahun baru berupa sepasang karangan tanaman yang ditempatkan di depan rumah.

Kadomatsu_anibee.tv

Penempatan Kadomatsu didepan rumah menurut kepercayaan mereka bertujuan untuk menyambut roh leluhur atau “kami” hasil panen, di tempatkan di depan rumah sesudah hari natal sampai tanggal 7 atau 15 Januari sebagai rumah sementara (shintai) bagi para kami. Desain Kadomatsu berbeda-beda berdasarkan daerahnya, namun biasanya dibuat dari pohon pinus, bambu, dan pohon ume. Masing-masing menggambarkan panjang umur, kemakmuran, dan ketabahan.

Kadomatsu_anibee.tv

Kadomatsu di Timur Jepang (Bagian Kanto)

Kadomatsu_anibee.tv

Kadomatsu di Barat Jepang (Bagian Kansai)

Fungsi dasar dari upacara tahun baru tersebut adalah untuk menghormati dan menerima “Toshigami” (dewa), yang kemudian akan membawa hasil panen yang melimpah bagi para petani dan melimpahkan berkah nenek moyang kepada setiap orang. Setelah sampai tenggat waktunya tanggal 7 atau 15, Kadomatsu akan dibakar untuk meredakan Toshigami dan Kami lalu membebaskan mereka.

Bagian tengah Kadomatsu terbentuk dari tiga rebung bamboo yang besar, ketiga bambu tersebut di susun dengan ketinggian yang berbeda satu sama lainnya, ketiganya merepresentasikan manusia, bumi dan langit. Bambu yang tertinggi mewakili langit dan yang terendah mewakili bumi, beberapa Kadomatsu menempatkan ketinggian bambu yang mewakili manusia sama rendah dengan bamboo yang mewakili bumi. Setelah mengikat semua elemen kadomatsu dengan anyaman tali jerami, sepasang Kadomatsu ditempatkan di kedua sisi pintu gerbang rumah, yang mewakili laki-laki dan perempuan.

(ADP)