Furisode dan Hakama

Seijin no Hi atau hari datangnya usia adalah hari libur di Jepang tiap tahunnya setiap hari senin kedua di bulan Januari untuk merayakan transisi dari anak-anak menjadi dewasa. Usia resmi mayoritas di Jepang adalah 20 tahun, para warga Jepang yang telah mencapai umur 20 tahun sebelum bulan April akan diundang untuk berpartisipasi dalam upacara Seijin no Hi, upacara tersebut diselenggarakan oleh pemerintah di ribuan lokasi di seluruh Jepang termasuk kawasan yang terkenal dengan fashion street-nya Harajuku dan Shibuya .

Pakaian tradisional yang digunakan para warga Jepang yang berpartisipasi dalam acara tersebut yakni Hakama untuk laki-laki dan Furisode Kimino untuk perempuan, meskipun akhir-akhir ini para lelaki banyak yang memilih untuk memakai setelan jas dalam mengadiri upacara tersebut.

para wanita terlihat anggun dalam Furisode

dan para pria terlihat gagah mengenakan Hakama

Hakama adalah pakaian tradisional Jepang yang awalnya diperuntukan untuk laki-laki, sekarang hakama juga dipakai pleh kaum wanita. Hakama merupakan kain berbentuk celana yang digunakan sebagai bawahan, diikatkan di pinggang dengan pengikat bernama Himo dan menjulur sampai ke pergelangan kaki. Hakama untuk laki-laki terbuat dari kain sutra bergaris yang kaku, biasanya berwarna hitam, putih, atau biru tua dan dipadupadankan dengan motsuki kimono (kimono yang menyerupai jacket), white tabi (kaos kaki), white nagajuban (dalaman kimono), dan berbagai jenis alas kaki. Hakama sekarang hanya digunakan untuk acara-acara yang formal seperti acara diatas, pernikahan, pemakaman dan lainnya.

Sedangkan Furisode adalah bentuk berbeda dari kimono dengan lengan yang lebih panjang dari kimono biasa, merupakan kimono gaya formal yang paling banyak digunakan oleh wanita lajang di Jepang. terbuat dari kain sutra warna-warni yang sangat halus, biasanya disewakan atau dibeli oleh orang tua untuk anak perempuan mereka dan digunakan pada Seijin no Hi atau Hari datangnya usia. Dengan mengenakan furisode seorang wanita muda menandakan bahwa dirinya sudah dewasa dan lajang juga siap untuk menikah. Furisode umumnya digunakan dalam acara sosial yang formal seperti upacara minum the dan pernikahan kerabat.

Harajuku dan Shibuya berlokasi di distrik kota Shibuya Tokyo, jadi upacara hari datangnya usia untuk anak muda disana dilaksanakan di kantor distrik kota Shibuya. Setelah upacara selesai sore harinya, anak-anak dewasa muda dengan Furisode dan Hakama membanjiri Jalanan Shibuya untuk bertemu dengan teman-temannya. Beberapa kelompok orang dewasa muda seringkali berpesta merayakan transisi mereka menjadi dewasa. Pencinta fashion yang biasa berada di kawasan ini disuguhi pemandangan orang dewasa muda dalam pakaian tradisional yang indah di seluruh Shibuya dan juga Harajuku.

foto: tokyofashion

(ADP)