Kereta Tamasya dari Era Meiji

interior kereta Aru Ressha

Beberapa pekan lalu, tiket untuk kereta peluru jalur terbaru Hokuriku Shinkansen telah dipasarkan, kereta tersebut direncanakan akan mulai beroperasi pada 14 Maret mendatang. Baru-baru ini, Kyushu Railway Co. berencana untuk memulai layanan “sweet train” kereta tamasya api yang menawarkan kemewahan yang manis dari kereta yang direstorasi dari era Meiji (1868-1912) pada musim panas mendatang.

Kereta api tamasya yang dijuluki “Aru Ressha” itu akan beroperasi antara kota Oita dan Hita di Prefektur Oita. Kereta tersebut terutama akan lebih banyak beroperasi ketika akhir pekan dan musim liburan tiba. Di musim gugur, kereta tersebut akan beroperasi antara Kota Nagasaki dan Kota Sasebo di Prefektur Nagasaki. Selanjutnya kereta tamasya tersebut akan beroperasi diantara kedua rute tersebut.

Biaya untuk sekali perjalanan yang memakan waktu sekitar dua setengah jam, setiap penumpang harus membayar sebesar 20.000 yen. Termasuk didalam biaya tersebut, penumpang akan mendapatkan paket tamasya, meja untuk berdua, makanan ringan serta minuman. Sedangkan biaya ektra akan ditambahkan untuk ruangan private. Kereta yang memiliki dua gerbong ini dilengkapi dengan instalasi dapur dan counter layanan yang dapat menampung kurang lebih sebanyak 38 orang.

Kereta Aru Ressha direstorasi dari kereta mewah yang dibangun lebih dari 100 tahun yang lalu oleh pabrikan Amerika J.G. Brill Co. Kyusu Tetsudo, perusahaan kereta api pertama di Kyushu yang memesan kereta tersebut pada tahun 1906 namun jarang digunakan untuk kepentingan umum.

foto: Kyushu Railway Co.

(ADP)