Broken Doll – Kawaii Punk Rock dan Fashion Brand

Broken Doll dikenal secara internasional sebagai band rock/punk yang terinspirasi oleh gaya 80-an, band ini acap kali konser dengan gaya pakaian flamboyant Harajuku fashion. Orang-orang di Tokyo pastilah mengetahui band tersebut, namun yang juga tidak kalah terkenal dari band tersebut adalah merek fashion dengan nama yang sama yakni Broken Doll. Produk-produk Broken Doll sering kali digunakan oleh orang-orang street fashion di Harajuku, toko-nya di Tokyo juga mengangkat beberapa merek indie street fashion lain yang populer di Jepang. cukup membuat bingung menang, memberikan nama yang sama untuk band, merek fashion dan toko. Namun, kebingungan, pemberontakan, anarki menjadi hal-hal yang melekat pada jiwa punk dan dijadikan para crew Broken Doll sebagai alat untuk merangkul antusiasme orang-orang.


Otak dibalik tiga komuditas kerajaan Broken Doll tersebut adalah Kensuke, gitaris dari band Broken Doll, desainer dari brand fashion Broken Doll, serta pemilik toko Broken Doll di Tokyo. Selain dirinya yang memainkan gitar dalam band Broken Doll, band tersebut digawangi oleh Sachi seorang vokalis yang selalu tampil aktif dengan gaya sexy dipadukan dengan gaya harajuku dan menjadi daya tarik tersendiri untuk band. Selain itu, pos pemain bass diisi oleh Mii dan drum oleh Maro. Band ini telah merilis beberapa album, EP, dan Single. Album terakhir mereka “Reach For The Sky” sempat mengguncang Jepang dan Dunia pada tahun 2012.


Brand fashion Broken Doll menyajikan aksesoris dan pakaian yang memadukan budaya kawaii dengan punk, yang dibuat hand-made dan sebagian besar mencampurkan kegelapan kedalam kelucuan pada setiap produk mereka. Jika anda mencari kalung berbentuk hati dengan warna lucu, kalian bisa mendapatkannya di banyak toko, namun jika mencari kalung berbentuk bola mata yang tertusuk sekrup besi, anda harus mencari di Broken Doll. Broken Doll berakar pada punk rock, dan mereka sangat berpegang teguh pada etika indie DIY.


Berlokasi di Shimokitazawa, toko Broken Doll menjadi rumah untuk brand fashion juga band mereka. Kensuke sering kali berada disana, berbicara dengan konsumen atau mengerjakan desain baru untuk produk mereka. Selain dipenuhi dengan barang-barang Broken Doll, di toko tersebut juga terdapat barang-barang dari brand indie populer lain di Jepang. tidak mudah bagi desainer muda Jepang untuk mendapatkan perhatian ketika baru memulai usahanya, Broken Doll merangkul mereka dengan membantu memasarkannya di toko milik mereka. Sekali lagi, filosofi tersebut kembali pada akar punk rock yang selalu mereka pegang.




foto: tokyofashion

(ADP)