Sejarah dan Manfaat Onigiri

Onigiri (bola nasi) adalah Salah satu snack terbaik di Jepang dan kini juga sudah mulai populer di Indonesia, makanan yang berbahan dasar nasi ini dapat mudah ditemukan di convenience store setiap sudut kota, dengan berbagai macam pilihan isi. Kata onigiri berasal dari nigirimesh atau nigiryi yang berarti remas. Hal baik tentang snack ini yakni lebih sehat dibandingkan snack lainnya seperti keripik, gorengan ataupun satu slice pizza. Siapapun yang membuat ide makanan seperti ini pertama kali, pastilah ia seorang yang jenius.

Bagi orang Jepang, onigiri seperti hotdog untuk orang Amerika atau sandwich untuk orang Inggris. Fungsinya sama, dimana tidak harus repot dengan sendok atau piring untuk memakannya meskipun sambil melakukan kegiatan lain seperti menyetir. Onigiri dibuat di setiap kesempatan seperti acara sekolah, piknik sambil menikmati pemandangan bunga sakura dan ketika pergi kepantai ataupun hiking. Sangat praktis karena nasi dan lauk terbungkus menjadi satu, tentunya bermanfaat karena dapat memberikan tenaga pada tubuh untuk menjalani hari.


Tonjiki

Onigiri berubah menjadi onigiri yang kita nikmati saat ini pada saat periode Heian (794-1192) dulunya dinamakan “tonjiki” karena bentuknya bulat seperti telur, tonjiki biasanya disediakan untuk Shimozukae, pekerja yang bekerja di lapangan untuk melakukan pekerjaan kecil. Di pertengahan periode Edo, lebih tepatnya periode Genroku (1699-1704), olahan rumput laut atau nori yang sudah mudah untuk didapatkan saat itu, lalu orang-orang mulai membungkus bola nasi dengan nori untuk memudahkan memakannya tanpa harus lenket terkena nasi di tangan, di era Edo onigiri dijadikan sebagai bekal.


Onigiri juga disebut omusubi atau nigirimeshi tergantung dimana daeranya, perbedaan daerah dimana dibuatnya akan membuat bentuk yang juga berbeda. Omusubi di remas sampai berbentuk gunung atau segitiga sebagai simbol tuhan dengan maksud agar dapat menerima tenaga dari tuhan, ketiga bentuknya hanya Omusubi yang berbentuk segitiga.


berikut cara mudah membuat onigiri:

foto: iromegane, sushiandsake

(ADP)