Kodomo no Hi: Hari Anak-Anak di Jepang

foto: rafu

Setiap tanggal 5 Mei orang Jepang merayakan Kodomo no Hi atau hari anak-anak, dimana akan banyak koinobori (pajangan berbentuk ikan mas) terlihat di setiap rumah disana. Dulunya, Kodomo no Hi dikenal sebagai hari anak laki-laki, sehingga pada hari libur ini pada prakteknya diwarnai tradisi untuk anak laki-laki. Lalu adakah hari perayaan untuk anak perempuan? Ada, hari perayaan khusus untuk anak perempuan jatuh pada tanggal 3 Maret yakni Hinamatsuri.

Kodomo no Hi juga dikenal biasanya sebagai hari terakhir di periode libur golden weeks, kecuali tahun 2015 ini yang akan mendapatkan satu hari libur lagi esok hari, dikarena hari libur pengganti Hari Konstitusi yang jatuh pada hari minggu kemarin. Suasana liburan akan sangat terasa pada hari anak-anak ini, akan banyak perayaan untuk anak-anak di Jepang disetiap sudut kota dan tentunya anak-anakpun ikut berbahagia.


foto: allaboutkoreaandjapan

Satu dari beberapa ciri yang khas dari hari perayaan ini seperti yang sudah disebutkan di awal adalah koinobori, bentuk dan fungsinya mirip seperti kaos kaki udara yang bisa ditemukan di landasan pesawat untuk mengetahui arah dan intensitas angin, bedanya koinobori berbentuk ikan mas yang berwarna-warni. Selain simbol dari hari anak-anak, koinobori dipasang sebagai pengharapan untuk anak laki-laki agar menjadi orang yang sukses dalam kehidupan.


foto: examiner

Selain itu, bagi keluarga di Jepang yang memiliki anak laki-laki biasanya pada hari anak-anak ini mereka memajang kabuto (helm samurai) dirumah, mirip seperti pemajangan boneka hinaningyo pada hari perayaan untuk anak perempuan. Dipajangnya kabuto dirumah adalah pengharapan untuk kesehatan dan pertumbuhan anak laki-laki.


foto: bst.ac

Terakhir yang juga khas di hari anak-anak di Jepang ini adalah memakan kashiwamochi, sedikit berbeda dengan mochi pada umumnya, mochi yang satu ini berisikan kacang merah didalamnya dan perbedaan yang terlihat jelas adalah kashiwamochi dibungkus oleh daun pohon Kashiwa. Makanan yang satu ini kerap muncul disaat perayaan kodomo no hi, dulu setiap keluarga membuat kue ini sendiri, kini sudah banyak toko yang menawarkan kashiwamochi ketika menjelang hari tersebut.


(ADP)