Wanita dengan Kogao Terlihat Lebih Menarik

Setiap wanita pasti ingin selalu terlihat cantik, baik dilihat dari fisik, kepribadian dan tentunya wajah. Banyak perempuan di Jepang yang berusaha untuk mendapatkan kogao (wajah kecil), ungkapan kogao dikenal sebagai mode pada pertengahan masa 90-an. Pertama kali digunakan untuk model dan selebriti yang dianggap terlihat sangat stylish karena memiliki proporsi keseluruhan tubuh yang baik dengan fitur wajah yang kecil dan menarik. Semenjak itu, idustri kecantikan mulai menawarkan produk dan layanan untuk memenuhi kesadaran baru tentang ukuran wajah.

Tidak dapat di sebutkan apa saja kriteria oasti yang diperlukan untuk mendapatkan kogao, seorang pakar kecantikan dari perusahaan kecantikan di Jepang, Ruriko Takano, mengatakan “seorang yang terlihat memiliki kogao atau wajah kecil mungkin memiliki fitur wajah seperti mata yang terlihat besar, dagu kecil dan tidak banyak ruang di sekitar bagian mulut”. Wajah kecil adalah kecantikan ideal yang berhubungan dengan konsep proporsi yang ideal dalam tradisi Jepang. Takano menjelaskan, “penampilan kogao juga memerlukan kedalaman dan dimensi dalam fitur wajah, sehingga wajah tidak tampak luas dan datar”.


Tinggi dan lebar tubuh juga menjadi faktor yang mempengaruhi fitur kogao karena fitur wajah apapun akan terlihat lebih kecil ketika berdiri di atas tubuh yang berkaki panjang. Wajah yang ideal nampaknya memilki ukuran kepala 1/8 dari total tinggi badan, yang diungkapkan dalam bahasa Jepang hattoshin (1/8 kepala-tubuh), yakni rasio kepala dan badan yang banyak dimiliki orang barat. Sementara ukuran badan orang Jepang cenderung lebih besar dalam proporsi tubuh, yang terlihat sempurna jika mengenakan kimono dan sanggul, namun akan lebih sulit untuk tampil stylish dengan dalam pakaian-pakaian non tradisional seperti gaun.

Untuk membangun kekuatan kogao pada wajah, mulailah dengan mendari dan menjadikan selebriti terkenal yang mempunyai fitur wajah kogao yang kuat sebagai role model. Mengapa kogao begitu booming hingga saat ini? menurut Takano, selera orang-orang tentang wajah telah berganti karena media yang menyajikannya. Padahal wajah besar adalah asset untuk artis panggung, karena audiens dapat mengetahui ekspresi muka dengan lebih mudah, namun film, televisi, internet dan media lainnya telah membawa selebriti lebih dekat dengan audiens dan merubah apa yang menurut kita menarik.


foto: mixrmedia, prepics-cdn, japantrendshop

(ADP)