Culture: Pementasan Noh di Kuil Heian Jingu

Apa diantara kalian ada yang mengetahui apa itu Noh? Noh merupakan bentuk theater musical paling kuno yang terdapat di Jepang, panggung untuk Noh biasanya diadakan di gelap malam dengan pencahayaan dari obor yang menyala. Jepang sebagai bangsa yang dikenal sangat lekat dengan tradisinya tidak begitu saja meninggalkan salah satu warisan kesenian dari leluhurnya ini, meskipun zaman semakin berkembang.

Kuil Heian Jingu, dimana panggung di tempatkan untuk pagelaran Noh, adalah kuil terkenal yang dibangun sebagai reproduksi bagian dari istana yang dibangun tahun 794. Kuil ini memiliki gerbang torii berwarna merah pada pintu masuk, hal tersebut berfungsi sebagai penanda sekaligus simbol dari Kyoto. Banyak orang berkumpul disini untuk menyaksikan pagelaran Noh dalam atmosfer yang mengingatkan pada ibu kota kuno Jepang.

Pementasan Noh ditampilkan oleh aktor yang mengenakan topeng kayu yang di pernis dan kostum yang cantik, emosi dalam noh tidak diekspresikan melalui raut muka ataupun melalui suara. Gerakan dalam pentas ini juga terbatas, namun dengan gaya pementasan seperti itu, Jepang mampu menghargai estetika khas Jepang yang tenang dan damai.

Kebalikan dari Noh, bentuk pementasan Kyogen yang mana ditampilkan di sela-sela pementasan Noh, adalah sebuah comic drama dengan banyak percakapan dan gerakan juga dibumbui dengan banyak humor didalamnya yang mengundang decak tawa audiensnya.

Festival Noh Takagi diadakan tiap tahun saat 2000 bendera biru dan bunga iris mulai bermekaran di taman dengan nuansa Jepang yang kental pada kuil Heian Jingu, tahun ini event tersebut akan berlangsung pada tanggal 1-2 Juni. Bunga iris sering dijaddikan sebagai metafora untuk menggambarkan wanita Jepang yang cantik, bunga iris ini pun adalah salah satu bunga favorit di kalangan masyarakat Jepang.


foto: city.kyoto, digital-images

(ADP)