Hari Wagashi di Jepang untuk Kesehatan dan Keberuntungan


Tanggal 16 Juni kemarin, orang-orang di Jepang merayakan hari yang disebut “Wagashi no Hi” atau hari wagashi (kue/manisan tradisional Jepang), terpilihnya tanggal tersebut kembali pada tahun 848 ketika Kaisar Nimyo berdoa untuk kesehatan dan kesejahteraan. Menurut sejarah, ia mempersembahkan 16 manisan dan mochi yang berbeda kepada Dewa, jumlah yang sama seperti tanggal waktu ia melakukan upacara tersebut. Setelah itu ia mengganti nama era menjadi Kasho, yang berarti tanda keberuntungan.


Pernahkan anda menemukan wagashi berbentuk koin? Pada periode Kamakura (1185-1333), ketika kaisar Gosaga masih menjadi seorang pangeran, ia meminta wagashi dengan 16 koin, hal tersebut dianggap sebagai kebiasaan yang baik dan dilanjutkan hingga kini disebut Kasho no gi, dari situlah kini dapat ditemukan wagashi yang berbentuk koin. Kebiasaan tersesbut berlanjut dari generasi ke generai melalui beberapa era kekaisaran hingga kini, hari wagashi menjadi populer di era-era tersebut, mereka percaya dengan membeli 16 wagashi dan memakannya akan membawa banyak keberuntungan untuk mereka.

Dengan cara tersebut hari wagashi dilakukan oleh orang-orang Jepang sebagai tradisi mereka, orang memakan wagashi berharap mendapatkan nikmat sehat dan keberuntungan. Banyak yang bilang wagashi lebih sehat dibanding cake, terdapat banyak bentuk wagashi, berikut beberapa bentuk wagashi yang paling populer dikalangan masyarakat Jepang:

Mizuyokan


Warabikumo


Kuzuzakura


Ajisai



Wagashi bukan hanya sekedar kue kecil atau manisan, makanan tersebut sejalan dengan alam. Para master wagashi atau pembuatnya haruslah menjadi seorang yang sensitive yang dapat merasakan perubahan pada alam setiap harinya. tentunya itu merupakan bagian dari seni, yang mengkonversikan alam kedalam sebuah kue atau manisan. terlepas dari itu semua, jika dilihat dari bentuk, ukuran dan rasanya yang manis wagashi juga dapat dijadikan sebagai ta'jil saat berbuka puasa. setuju atau tidak?



foto: iromegane, chouseido

(ADP)