Travel: Festival yang Tak Boleh Dilewatkan Juli – Agustus di Tokyo

Seiring datangnya pertengahan tahun dan juga musim panas di Jepang, banyak tradisi unik dilakukan orang-orang di beberapa festival yang secara khusus digelar untuk menyambutnya. Seperti di ibukota Negara tersebut Tokyo, meskipun cuaca panas, saat ini adalah waktu yang tepat untuk berada di kota tersebut, karena terdapat banyak hal yang dapat dilakukan antara bulan Juli-Agustus. Berikut ini adalah event-event yang layak untuk dihadiri di Tokyo saat musim panas tiba:


Festival Kembang Api


Dinanti oleh setiap orang, dari yang muda sampai yang tua, festival serupa juga terjadi di seluruh Jepang tidak hanya di Tokyo. The Sumidagawa Fireworks Festival dan Tokyo Bay Fireworks Festival adalah festival kembang api paling populer di Tokyo. Anda mungkin berpikir, "Apa yang begitu istimewa tentang kembang api?". Berbeda dengan kembang api biasa, sebagian besar kembang api di festival ini menggunakan teknologi pyromusicals: tidak hanya mereka memiliki percikan kembang api yang mempesona, tetapi juga kembang api tersebut akan disinkronkan musik. Selain itu, ini juga memberikan kesempatan untuk piknik di malam hari. Cobalah memakai yukata sementara Anda berada festival tersebut untuk membuat pengalaman anda lebih berkesan.



Dance Festival

Sama seperti festival kembang api, festival tari juga banyak diadakan di periode tersebut, bukan hanya tradisional ataupun tarian dari Jepang, terdapat juga tarian dari Negara-negara lainnya yang terdapat pada beberapa festival diantaranya; distrik Ikebukuro akan diramaikan dengan hula festival pada tanggal 18 Juli dan 19, sehingga Anda akan melihat penari di sekitar pintu kelust Barat Sunshine City dan di Ikebukuro Central Park. Selain tarian mereka juga akan menyediakan workshop.

Pada tanggal 25 Juli, dekat jalan keluar timur dan barat, Shinjuku memiliki Eisa Matsuri, di mana penari melakukan tarian tradisional Okinawa dengan ketukan taiko. Selanjutnya pada tanggal 29, sejenak dapat merasa seperti Anda sedang menghadiri festival jalanan Brasil di Asakusa Samba Carnival. Mulai dari tanggal 29 hingga 30, Harajuku dan Omotesando akan menggelar festoval tradisional “Harajuku Omotesando Genki Matsuri super Yosakoi”, perayaan yosakoi yang terkenal sangat energik, tarian yang ditandai dengan penggunaan kentungan. Pada pekan yang sama terdapat Fesival Koenji Awa Odori, yang berlangsung di Koenji.

Tarian untuk menghormati arwah orang yang meninggal Bon Odori juga terdapat di Tokyo, Kichijoji memiliki perayaan Bon dari 1-2 Agustus, di Ryogoku juga terdapat satu festival pada tanggal 1 Agustus, Ikegami Honmonji dekat Ikegami Station memiliki festival dalam skala besar pada 4-5 Agustus, bahkan Roppongi Hills memiliki festival Bon Odori pada 21-23 Agustus.



Ueno Summer Festival


Diadakan mulai 11 Juli sampai dengan 9 Agustus di Ueno Park, Ueno Summer Festival menawarkan sesuatu yang berbeda setiap harinya. Dalam tahun-tahun sebelumnya, festival ini telah memiliki kegiatan dan acara-acara seperti toro nagashi, atau upacara lentera kertas yang melayang turun Shinobazu kolam; festival patung es; mini-konser; pasar terbuka; dan lagi. Puncak festival adalah Ueno Summer Festival Parade pada tanggal 18, yang akan diselenggarakan pada jalan Chuo Dori dan akan melibatkan band dan juga tarian.



Asakusa Toro Nagashi

Mengambil tempat di Sumida Park pada 15 Agustus, festival malam ini sungguh indah menyaksikan lentera kertas yang melayang menyusuri Sungai Sumida. Karena ini adalah sebuah festival Obon, gerakan ini secara tradisional dimaksudkan untuk menghormati para pendahulu, tapi untuk Asakusa ini Toro Nagashi, peserta didorong untuk membuat keinginan mereka dan mengapungkannya bersama lentera menyusuri sungai. Anda juga dapat membeli lentera sendiri seharga 1.500 yen / 15.000 rupiah.



Fukagawa Hachiman Festival


Festival ini diadakan setiap tiga tahun sekali, jadi jangan melewatkannya tahun ini atau Anda harus menunggu tiga tahun. kembali ke tahun 1642, Fukagawa Hachiman Fesitval dianggap salah satu dari 3 festival besar pada Periode Edo. Diadakan di Tomioka Hachimangu, sebuah kuil dekat Monzen-Nakacho Station, pada tanggal 16 Agustus, adalah festival yang sangat basah yang melibatkan prosesi mikoshi (kuil portabel) dan percikan para pemain dan operator mikoshi dengan air. Air dipercaya memiliki tujuan untuk pemurnian, tapi selain itu, ini adalah cara untuk mendinginkan dan mengalahkan udara panas di musim panas. Ada juga prosesi kecil dan acara pada hari-hari yang mengarah ke festival ini (khususnya, pada tanggal 13-15) dimana prosesi seperti diatas dilakukan.

Untuk para travelers yang sedang atau ingin menyambangi Tokyo periode bulan Juli-Agustus, semoga informasi acara atau calendar event diatas dapat bermanfaat dan tak ada salahnya untuk coba mendatangi event-event tersebut.




foto: 工房 やまもも, marufish, mattymay, shuetsudono

(ADP)