Adu Kecepatan, Kalkulator vs Soroban atau Sempoa Jepang


Beberapa dari kita mungkin pernah menggunakan alat ini, alat bantu menghitung jauh sebelum ditemukannya kalkulator. Ialah soroban (Sempoa Jepang), benda ini ditemukan di banyak negara dengan beragam bentuk, dalam sejarahnya sempoa pertama kali digunakan di Mesopotamia yang kala itu masih berupa tablet dari batu dan diisi dengan pasir. Lalu, sempoa datang ke Cina sekitar 1.700 tahun yang lalu, sempoa Cina memiliki dua manic-manik di bagian atas sedangkan Soroban hanya memiliki satu. Di akhir abad ke-16 Soroban diperkenalkan di Jepang, satu Soroban tradisional yang paling tua di Jepang adalah peninggalan dari Shogun Hideyoshi Toyotomi 1536-1598.

Soroban


Sempoa Cina

Ketika kita membayangkan akan penggunaan alat tersebut pada masa sebelumnya, soroban mungkin banyak digunakan para penjaga toko sebagai alat bantu untuk berhitung,kini kita sudah jarang menemukan penggunaannya di pertokoan. namun baik di Jepang maupun di Indonesia, masih terdapat tempat-tempat yang mengajarkan cara menggunakan sempoa. Meskipun sudah tidak seterkenal dulu, belajar menggunakan sempoa adalah cara yang jauh lebih baik dan efektif untuk melatih otak.

The League of Japan Abacus Association, asosiasi sempoa di Jepang menyebutkan 6 kemampuan yang ditanamkan dengan belajar menggunakan soroban, diantaranya:

Konsentrasi, waktu ujian soroban hanya 10 menit dan anda harus menghitung perkalian angka-angka sampai 5-6 digit. Dalam kondisi tersebut, kehilangan konsentrasi akan mengacaukan hasil ujian.

Inspirasi, seorang dokter dari Nippon Medical School menunjukkan bahwa orang yang sering berlatih menggunakan soroban menggunakan otak kanan mereka untuk berhitung diluar kepala, otak kanan dimana inspirasi dikelola seperti pemecahan masalah dan inovasi

Daya ingat, dalam metode perhitungan soroban, otak kanan menghafal pola jawaban yang telah diproses. Dalam metode ini, jawaban disimpan dalam ingatan jangka panjang sebagai gambaran intuitif.

Pemahaman,Proses perhitungan yang begitu cepat, membuat anda harus memiliki kemampuan untuk mengamati dengan penuh perhatian atau anda akan dengan mudah membuat kesalahan. Melalui latihan soroban, wawasan anda akan sangat ditingkatkan.

Mengolah Informasi, ketika melakukan Anzan (mental calculation), anda harus mengolah angka dengan cepat dan akurat tanpa kesalahan.

Kemampuan Membaca dan Mendengarkan Cepat, dalam berlatih soroban, yomiagezan diperkenalkan. Dimana saat guru membacakan soal hitungan, siswa diharapkan untuk langsung memahami dan melakukan proses penghitungan. Ini adalah cara yang baik untuk melatih kecepatan pendengaran.

Untuk kalian yang belum pernah menggunakannya, berikut cara kerja pengitungan menggunakan soroban atau sempoa Jepang:

Jika kamu pikir kalkulator lebih praktis dari soroban dalam membantu menyelesaikan soal hitung-hitungan, kamu harus melihat video battle antara master kalkulator dan master soroban Jepang di bawah ini:




foto: iromegane

(ADP)