Katana, Pedang Terbaik dalam Sejarah Manusia

Pedang legendaris Jepang yakni Katana, diklasifikasikan sebagai pedang terbaik yang pernah dibuat oleh manusia di dunia. Namun, apa yang membuatnya begitu istimewa? Selama bertahun-tahun hingga kini, para ilmuwan dari Universitas-universitas ternama di Amerika juga Eropa telah melakukan penelitian dalam studi rinci yang bertujuan untuk mengetahui rahasia dari pedang buatan tangan manusia dari Jepang tersebut.

Para ilmuwan menganalisa dan mengamati masing-masing tahap pembuatan katana, baik dari persiapan baja yang akan ditempa, penempaan, perakitan, sampai polishing dan finishing. Dari situ mereka menyimpulkan untuk membuat pedang istimewa legendaries Jepang tersebut dibutuhkan lebih dari sekedar hukum-hukum fisika dan kimia. Yakni Kepercayaan dan pengabdian seorang katana master yang tidak tertulis dalam ilmu pengetahuan, dimana cara katana di produksi menjadi perbeedaan besar dengan pembuatan pedang biasa. Seni pembuatan pedang Jepang dan keterampilan tertinggi adalah yang membuatnya menjadi pedang yang sempurna, menjelaskan bagaimana katana menjadi pedang yang terbaik selama berabad-abad.

Lebih mengesakannya dimana untuk sebilah pedang membutuhkan kerja keras dari 15 orang selama 6 bulan di 3 kota yang berbeda yakni Shimane, Kyoto, dan Tokyo. ketika sudah dipasaran, harganya bisa mencapai 50 ribu dollar Amerika. Selain itu keindahan dan daya tahan hingga tetap ada dari generasi ke generasi adalah tanda dari keberanian, kesempurnaan, dan harga diri menjadi keunggulan dari tradisi Jepang. hal tersebut yang selalu dipegang oleh para pembuat pedang, mereka percaya dalam menjalankan tradisi mereka seperti pendahulu dan keturunannya akan terus melakukan hal yang sama.

Bagaimana Katana Dibuat

Untuk Katana proses pengolahan logam membutuhkan baja terbaik, yang disiapkan dalam suhu 1000 celsius dalam tungku (Tahara) selama 3 hari 3 malam di Prefektur Shimane. Setelah itu, potongan baja berkualitas tinggi tersebut dikirim ke Kyoto dimana seorang master katana akan menempa, merakit, dan membentuknya. Lalu setelah selesai akan dikrim lagi ke Tokyo, disana katana akan dipoles dan pembuat pedang akan menyimpulkan seluruh proses dengan ornament dan detail akhir. Singkatnya, katana dibuat melalui kerja sama tim, dan itu berfungsi untuk menghormati kebesaran samurai, serta untuk melestarikan nilai-nilai budaya.

Step by step untuk membuat katana masih tersimpan rapih dalam ingatan sang master, seperti ritual yang telah melewati banyak generasi. Untuk baja terbaik, Shimane memiliki pasir baja murni dengan kandungan sulfur dan fosfor yang rendah. Yang kemudian diubah dengan kekuatan api menjadi Tamahagane (Logam berkualitas Jepang). sesampainya di Kyoto, Tamahagane ditempa berulang-ulang dengan cara tersendiri hingga menciptakan susunan atom yang terbaik, hal ini memungkinkan distribusi karbon dan besi yang sempurna untuk memastikan fleksibilitas dan ketahanan katana. Selanjutnya di Tokyo, katana akan dipoles hingga menjadi pedang yang berkilau. Kilauan dari katana mewakili keindahan pengabdian para pembuatnya, respect, dan kepercayaan yang menjadikan katana pedang terbaik dalam sejarah manusia.





(ADP)