Mengenal “ Ikebana” seni merangkai bunga dari Jepang

Foto:ikenobo

Ikebana adalah seni merangkai bunga yang berasal dari negeri sakura Jepang, dalam sejarah nya seni ikebana muncul pada 600 tahun lalu di abad ke-6, ketika ajaran buddhisme mulai masuk dan berkembang di Jepang, pada awalnya ikebana merupakan sebuah persembahan ritual ajaran budha yang berupa meletakkan bunga di atas altar budha dengan cara yang belum tertata dan hanya meletakkan bunga saja,

Tapi pada abad ke-10 pimpinan dari kuil budha mulai memberikan bimbingan dan wadah dalam seni ikebana ini, sehingga bunga yang akan di persembahkan menjadi lebih tertata dan mempunyai arti, setelah abad ke-15 seni ikebana pun mulai lebih dikenal bukan hanya untuk persembahan tetapi juga menjadi budaya dalam masyarakat Jepang.

Seni ikebana terbagi menjadi 3 gaya yang berbeda,

  1. Rikka : gaya dari ikebana jenis ini adalah gaya formal dan masih tradisional, biasanya dipergunakan dalam upacara keagamaan
  2. Shoka: shoka masih mememiliki gaya yang tradisional tapi tidak terlalu formal layaknya gaya Rikka, gaya ini lebih menfokuskan dalam bentuk asli tanaman tersebut
  3. Jiyuka: yang membedakan dari yang lain adalah gaya jiyuka lebih bebas tergantung dari keinginan dan imajinasi dari perangkai ikebana itu sendiri

Dalam merangkai ikebana pun peralatan yang digunakan termasuk sederhana yang diperlukan adalah

1.Hasami (Gunting)/alat pemotong dahan/bunga


2.Kabin adalah vas/tempat untuk merangkai,biasanyadisesuaikan oleh musim yang ada di Jepang dalam pemilihan Jenis vas

3.Utsuwa merupakan wadah kecil yang digunakan untuk tempat Kenzan/air jika vas berupa anyaman


4.air bersih digunakan untuk menjaga kesegaran tanaman/bunga


5.Kenzan yang berupa besi berpaku yang berguna sebagai pemberat sekaligus tempat peletakan bunga/tanaman yang akan digunaka


6.Tanaman/ bunga yang akan digunakan, untuk ini biasanya yang dipergunakan adalah tanaman atau bunga yang masih segar


seni ikebana ini sendiri pun tidak mementingkan aspek keindahan bunga tapi ikebana berusaha menciptakan harmoni linier, ritme dan warna, Dalam merangkai Ikebana itu sendiri pun didasarkan pada tiga titik dimana titik tersebut mewakili langit, bumi dan manusia. Antara ketiga titik tersebut harus berbeda ketinggian nya untuk yang paling tinggi mewakili Langit, yang kedua Bumi dan yang terakhir adalah mewakili manusia itu sendiri,

berikut contoh videonya:


(TYO