Fukubukuro, Kantong Belanja Penuh Keberuntungan di Akhir Tahun

Salah satu scene terbesar dari budaya pop Jepang adalah distrik fashion dan belanja di sana, setiap harinya fashion Jepang terbaru dapat ditemukan di toko-toko pakaian dan department store populer. Selama musim libur tahun baru, banyak toko yang menawarkan beberapa barang mereka yang dimasukkan kedalam satu paket kantong belanja dengan harga yang lebih rendah dari harga satuan, mereka dikenal dengan nama “Fukubukuro”.

Kantong belanja penuh keberuntungan ini merupakan bagian besar dari budaya pop Jepang yang telah menjadi tradisi sejak era Meiji. Tradisi ini dimulai oleh salah satu department store terkenal Jepang “Matsuya” dan tetap menjadi tradisi hingga kini, dengan banyak toko dan department store lain yang mengikuti tradisi tersebut. Secara harfiah Fukubukuro berarti kantong keberuntungan, konsepnya sangat simple, kala musim tahun baru tiba toko-toko menarik lebih banyak pelanggan dengan menempatkan barang-barang mereka kedalam kantong belanja yang di segel.

Kantong-kantong ini biasanya ditempatkan di pintu masuk atau di tempat yang paling sering dilalui pelanggan, mereka (Fukubukuro) beriklan sendiri dengan tulisan yang tertempel, keseluruhan barang yang terdapat didalamnya diberi harga yang lebih rendah dibandingkan jika barang tersebut dibeli satu-persatu. Misalnya, satu Fukubukuro diberi harga 2000 yen, namun harga barang-barang yang ada didalamnya bernilai sekitar 4000 yen. terdapat juga Fukubukuro yang harganya dapat sampai jutaan, biasanya mereka bertemakan perhiasan seperti emas, berlian, dll. biasanya ini menjadi penawaran yang baik, namun anda mungkin juga mendapat barang yang anda tidak sukai karena segel yang terdapat pada kantong dan barang-barang yang secara acak dimasukkan kedalamnya.

Komoditas yang terdapat dalam kantong belanja Fukubukuro menjadi “surprise” untuk apa yang nantinya akan ditemukan didalamnya, karena barang yang ditemukan bisa jadi tepat sasaran atau tidak sesuai keinginan. Untuk kantong yang didalamnya berisi barang-barang yang tidak diinginkan mereka disebut “Fukobukuro” yang berarti katong ketidakberuntungan. Tidak tertulis garansi pasti mendapatkan barang yang bagus, jadi Fukubukuro seperti sebuah permainan atau gambling. fukubukuro paling populer adalah mereka yang didapatkan dari toko pakaian di Tokyo. Karena popularitas mereka, kantong belanja keberuntungan ini cepat habis diburu pelanggan. Orang-orang akan berdiri dan menunggu di antrian panjang selama berjam-jam hanya untuk mendapatkannya.

Karena popularitasnya, tradisi fukubukuro kini telah bergeser. Kantong-kantong belanja ini masih keluar setiap menjelang tahun baru, namun beberapa dari mereka sudah ada sejak perayaan natal. fukubukuro pertama yang akan keluar di musim 2015 adalah kantong-kantong yang bertema makeup. brand seperti Maybelline, Revlon, dan Rimmel London telah keluar dengan Fukubukuro mereka beberapa hari sebelum Natal. Tas mereka berisi barang-barang seperti lip gloss, eye shadow, foundation, eye liner, dan maskara. Beberapa toko ada yang telah menunjukkan apa saja yang akan ditemukan di fukubukuro, jadi meminimalisir risiko mendapatkan barang yang tidak diinginkan.

Salah satu yang juga menjadi populer karena Fukubukuro belakangan yakni video-video di youtube, yang mereview dan menunjukkan apa saja yang didapatkannya dari Fukubukuro yang baru dibeli. Seperti video dibawah ini:

foto: tokyofashion, flickr

(ADP)