8 Budaya Smartphone Orang Jepang yang Ditemukan Sehari-hari

Hidup menjadi benar-benar berubah sejak kita semua beranjak dari ponsel biasa ke smartphone. Sekarang kita semua memiliki komputer kecil di saku kita yang dapat kita gunakan untuk tetap terhubung dengan dunia maya. Tapi di Jepang, negara yang selalu memiliki kebudayaan unik tersendiri, perubahan dari handphone filp menjadi smartphone nampaknya terlihat lebih jelas. Lantas apa yang membedakan orang Jepang ketika menggunakan telepon seluler mereka dengan orang-orang di negara lain? Berikut beberapa budaya orang Jepang dalam menggunakan smartphone mereka dilihat dari sudut pandang orang asing yang berkunjung ke Jepang.

1. "Orang Jepang memiliki sopan santun menggunakan telepon yang sangat baik di kereta atau di tempat umum lainnya"

Di Jepang, chatting di telepon di kereta dianggap sangat tidak sopan dan umumnya tidak ditoleransi. Orang-orang juga umumnya berhati-hati tentang kapan dan di mana mereka berbicara di telepon, karena menyebabkan ketidaknyamanan kepada orang lain dan menarik perhatian pada diri sendiri di depan umum adalah sesuatu yang banyak orang Jepang hindari. Tidak begitu di banyak negara lain, di mana beberapa orang tidak peduli siapa yang mendengarkan percakapan mereka, dan bahkan menonton video di ponsel mereka tanpa menggunakan headphone.

2. “Banyak orang dewasa yang terlihat memainkan game di smartphone mereka”


Siapa bilang video game adalah untuk anak-anak? Asumsi bahwa hanya anak-anak akan terlihat bermain game di ponsel mereka sangat sempit, di negara seperti Jepang yang memiliki industri smartphone game besar pemikiran seperti itu nampaknya tidak berlaku. Sebagaimana perjalanan kereta memakan waktu yang lama, game smartphone adalah cara yang nyaman untuk menghabiskan waktu. Anda juga akan melihat banyak orang dewasa baik laki-laki atau perempuan bermain konsol genggam di kereta.

3. “Banyak orang menggunakan iPhone”

Ketika smartphone pertama menjadi semakin populer di Jepang, dapat dilihat bahwa banyak orang yang memilih iPhone, dan mereka sangat populer. kini, Anda bisa melihat berbagai macam model di tangan orang-orang seperti perusahaan lain telah membawa keluar smartphone mereka sendiri karena pasar yang tumbuh. Samsung, Sony dan LG memiliki peringkat cukup tinggi pada daftar, tapi demikian juga model dibuat hanya untuk operator telepon selular Jepang sendiri.

4. “Tak ada orang yang benar-benar menggunakan hands-free untuk menelepon”


Sama seperti di Indonesia, orang Jepang tidak biasa menggunakan hands-free untuk menelepon. Mereka lebih memilih untuk memegangnya dekat-dekat dengan mulut, Mungkin itu ada hubungannya dengan tidak ingin menarik perhatian ketika menelepon, atau tidak ingin terlihat seperti memiliki obrolan dengan teman khayalan.

5. “Orang Jepang berkomunikasi dengan mengirim foto makanan”


Ini satu yang paling tidak biasa, meski trend mengambil foto makanan mungkin awalnya di mulai di Asia, berkat instagram kita semua dapat melihatnya secara global. Jadi tidak perlu heran ketika hal tersebut terjadi di Jepang.

6. “Banyak orang yang menggunakan smartphone ketika berjalan”


Dikenal sebagai Aruki-Sumaho ("berjalan-smartphone") praktik ini umumnya dipandang rendah di Jepang, namun hal itu terjadi benar-benar di mana-mana. Di kota-kota yang ramai seperti Tokyo, seorang pekerja yang berjalan menatap kearah smartphonenya bisa menjadi berbahaya. Itu bahkan lebih berbahaya pada platform kereta api ketika satu kesalahan bisa membuat seseorang jatuh ke trek. Beberapa Jepang smartphone hari ini bahkan datang dengan fitur inbuilt yang memperingatkan Anda-dan kadang-kadang mencegah menggunakan sepenuhnya-saat ponsel mendeteksi ketika penggunanya berjalan. Tentu saja, itu hanya fitur opsional.

7. “Banyak orang menggunakan foto anak atau karakter populer sebagai avatar mereka”

Banyak orang di Jepang memiliki rasa privasi yang kuat, dan banyak menggunakan nama samaran online serta memilih keluar dari menggunakan gambar wajah mereka di media sosial. Jika Anda belum pernah menelusuri situs kencan di Jepang, Anda akan menemukan banyak orang yang mencoba untuk menyembunyikan wajah mereka di foto-foto mereka (karena semua orang tahu bahwa penampilan tidak penting dalam kencan online). Ini fenomena aneh di dunia online, tapi dengan banyak orang di Jepang memberikan batasan yang jelas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, itu menjadi penting.

8. “Orang-orang akan marah ketika jika anda mencoba melihat Smartphone anda saat kerja”

Kita semua telah mendengar tentang bagaimana orang Jepang bekerja sangat keras. Apa yang belum kita semua sadari, bagaimanapun, adalah bahwa hal itu sering murni untuk pencitraan. perusahaan Jepang lahan subur terkenal dari membuang-buang waktu, dengan pertemuan gunanya, berlarut-larut, dokumen berlebihan-lebihan, dan banyak mengulur-ulur waktu. Namun, yang penting adalah untuk membuatnya terlihat seperti anda bekerja keras.

Apa yang anda perhatikan tentang budaya smartphone di Jepang? Bagaimana itu berbeda dengan di negara kita?




foto: flickr

(ADP)