Wazigen Shizukuya Merubah Cara Orang Melihat Baju Tradisional Pria Jepang


Fashion label yang berbasis di Kyoto “Wazigen Shizukuya” secara jelas mengubah Cara kita Melihat pakaian pria tradisional Jepang berkat jaket haori berkerudung unik, celana rok hakama kulit dan kini mereka datang dengan jubah musim panas penuh warna Penuh ditambah Percikan merah muda pada bahan yang tipis juga hampir tembus. Koleksi baru untuk review Musim Panas 2016 memiliki sebelas desain, dengan sejumlah jubah, syal dan jaket termasuk untuk berbagai pilihan gaya.


The kosode kimono lengan atas abu-abu terbuat dari katun dan linen campuran dan dijual dengan harga 45.000 yen, dengan hakama berwarna biru laut yang cocok untuk ¥ 35.000. Mantel (¥ 65.000) terbuat dari 100 persen polyester, untuk melindungi lengan dan tangan dari matahari sambil membawa tampilan gaya unik.

Bagi mereka yang ingin tetap sejuk sambil menonton kembang api di musim panas, terdapat jubah polyester dan one-piece hemp kimono dengan gelombang hiasan untuk ¥ 38.000, dengan obi sash serasi seharga ¥ 12.000. Untuk tampilan yang lebih berwarna, ada sebuah mantel transparan yang luar biasa (¥ 46.000) dengan pink dan oranye yang glamor untuk membawa tampilan tropis untuk kosode dan hakama pilihan anda.

Warna-warna gelap pakaian ini menawarkan tampilan yang lebih dipangkas, dengan kosode top two-tone (40.000 yen) dan checked pants (40.000 yen) terbuat dari bahan breath-able linen dan wol.

Pakaian di bawah ini mencakup beberapa kain ringan dalam koleksi label, dengan top semi-tipis (40.000 yen) dan rok celana hakama berwarna peach (¥ 35.000). Sebuah selendang hitam yang indah (¥ 70.000) terbuat dari wol ringan membantu melindungi pengguna terhadap angin sungai yang pada malam dingin Kyoto.

Untuk melihat desain dan koleksi unik yang lebih dalam, pastikan untuk mengunjungi situs resmi Wazigen Shizukuya atau halaman Facebook mereka. Jika Anda mampu membayar pakaian dengan harga selangit tersebut, Anda dapat meyakini bahwa pakaian ini akan menarik perhatian di mana pun Anda memakainya.






foto: Wazigen Shizukuya

(ADP)