Ucapkan “Maaf” dengan Mudah dalam Bahasa Jepang

Mengucapkan atau mengungkapkan kata maaf tidak selalu menjadi hal yang mudah untuk dilakukan setiap orang, apalagi jika itu di dalam ruang lingkup internasional seperti kepada rekan mancanegara anda di kantor. Untuk menghindari melakukan sebuah pelanggaran sosial, salah satu bagian penting dari interaksi sosial di Jepang adalah mengetahui bagaimana untuk meminta maaf, terutama jika anda telah menyinggung seseorang. Apakah sumimasen? Atau Gomen-nasai? Atau harus Anda menggunakan ungkapan yang lebih sopan? Itu semua tergantung pada situasi, di sini anibee akan memberikan sedikit tips tentang apa yang harus anda katakan untuk itu.


Orang Jepang biasanya cepat untuk mengambil tanggung jawab, bahkan untuk hal-hal yang mungkin tampaknya bukan kesalahan mereka. Sebuah rasa tanggung jawab kolektif yang kuat, sehingga meminta maaf tentang suatu tindakan sangatlah umum. Seberapa serius kesalahan yang anda buat, belajar untuk meminta maaf merupakan suatu hal yang penting. Berikut ini beberapa cara dalam bahasa Jepang untuk menyampaikan penyesalan anda.

Sumimasen

Ini adalah kata yang sangat berguna dan tidak hanya memiliki arti maaf, tetapi juga digunakan untuk menangkap perhatian seseorang. Sebagai contoh:

す み ま せ ん, 駅 は ど こ で す か? (Sumimasen, eki wa doko desu ka?)

Permisi, di mana stasiun?

す み ま せ ん, メ ニ ュ ー を お 願 い し ま す. (Sumimasen, menyuu o onegaishimasu.)

Permisi, bisa saya meminta daftar menu?

Tentu, kata ini juga digunakan sederhana sebagai kata "maaf."

遅 れ て し ま っ て す み ま せ ん. (Shimatte sumimasen Okurete.)

Maaf saya terlambat.

Gomennasai

Gomennasai dapat digunakan bergantian dengan kata sumimasen dalam beberapa situasi. Namun, Gomennasai hanya dapat digunakan untuk arti "maaf." Juga, itu sedikit lebih santai daripada sumimasen, tetapi merupakan permintaan maaf yang tulus digunakan di antara keluarga, teman-teman dan orang-orang dari status sosial yang sama seperti diri anda sendiri.

Anda juga dapat memperpendek kata menjadi "gomen" atau "gomen ne" menjadi lebih santai.

遅 れ て し ま っ て ご め ん な さ い. (Okurete shimatte gomen nasai.)

Maaf saya terlambat.

Shitsurei shimasu

Shitsurei shimasu secara harfiah berarti sesuatu yang mirip dengan "Saya telah kasar," atau "Saya bersikap kasar." Berikut adalah beberapa contoh bagaimana ia digunakan:

失礼 し ま す. (Shitsurei shimasu.)

Ini digunakan sebagai "permisi" ketika memasuki kamar atau ruang pribadi seseorang. Hal ini juga digunakan untuk orang-orang yang melakukan layanan, seperti pelayan atau staf hotel yang pergi keluar dari jalan mereka untuk mendapatkan sesuatu untuk Anda.

失礼 し ま し た. (Shitsurei shimashita.)

Ini berarti sesuatu seperti "Aku minta maaf atas ketidaknyamanan ini," dan digunakan ketika Anda mengganggu atau kesulitan seseorang. Versi sangat sopan ini ketika Anda benar-benar berada dalam kesulitan adalah:

大 変 失礼 い た し ま し た. (Taihenshitsurei itashimashita.)

Aku benar-benar sangat menyesal.

Anda juga dapat menggunakan "失礼" (Shitsurei) sebagai kata "maaf" sederhana. Ini cukup santai dan biasanya lebih digunakan oleh pria.

Salah satu penggunaan terakhir dari kata ini adalah:

お 先 に 失礼 し ま す. (Osaki ni shiturei shimasu.)

Ini berarti sesuatu yang mirip dengan, "mungkin saya bisa dimaafkan" dan digunakan ketika anda adalah orang pertama yang meninggalkan pertemuan sosial atau kantor pada akhir hari.

Terdapat beberapa cara membingungkan untuk mengatakan "maaf" dalam bahasa Jepang, dengan nuansa halus untuk situasi yang sangat spesifik yang bahkan mereka (orang Jepang) memiliki kesulitan dalam menguasainya. Namun, tiga cara meminta maaf diatas merupakan cara yang paling mudah diterima dalam bahasa mereka.




foto: savvy

(ADP)