Harga Rokok Akan Naik di Indonesia, Bagaimana dengan Jepang?

Siapa yang tidak kocar kacir dengan kabar bahwa harga rokok di Indonesia akan naik hingga menembus harga Rp. 50.000 per bungkus. Apalagi banyaknya perokok aktif di Indonesia menyebabkan terjadinya penolakkan dari berbagai tingkatan umur dan pekerja. Selain itu Ketua DPR RI Ade Komarudin juga menyetujui hal ini, karena ternyata dengan naiknya harga rokok maka pendapatan negara juga ikut bertambah.

Lalu bagaimana dengan Jepang?

Ternyata harga rokok di Jepang sendiri sangatlah mahal, karena sebungkus rokok dengan kualitas biasa saja bisa menembus angka sekitar Rp. 45.000 dan bagaimana dengan harga sebungkus rokok kualitas bagus? Waduh… tidak terbayangkan ya.

Yang menjadi alasan utama dari mahalnya harga rokok di Jepang yaitu karena rokok memang sangat merugikan bagi kesehatan, sehingga untuk mencegah masyarakatnya merokok maka dinaikkan harga rokok tersebut. Harga rokok di Jepang sendiri mahal karena 64% adalah pajak. Selain itu banyak sekali tempat di Jepang yang dilarang untuk merokok termasuk tempat wisatanya, dan jika pun melanggar maka akan ada petugas yang akan menghampiri kalian. Dan itu tidak hanya berlaku bagi warga Jepang saja, tetapi juga untuk para turis asing.

Selain kesadaran masyarakat Jepang tentang merokok, dan beragam larangan merokok di berbagai tempat. Jepang juga memberlakukan Taspo, yaitu kartu identitas yang bisa digunakan di mesin penjual rokok yang dimiliki oleh orang yang berumur 20 tahun ke atas. Bahkan 70% taksi di Jepang juga melarang supir dan penumpangnya untuk merokok.

Masyarakat Jepang sendiri juga tidak banyak yang menjadi perokok aktif, bahkan mereka memilih untuk menjalani hidup sehat dengan selalu makan sayuran dan buah-buahan. Ada hal positif yang bisa kita pelajari dari Jepang, yaitu hidup dengan pola hidup yang sehat dan tentunya taat pada hukum yang berlaku. Semoga saja dengan naiknya harga rokok di Indonesia, akan semakin mensejahterakan Indonesia dan mengurangi tingkat kematian akibat rokok dan semoga ini merupakan langkah bijak yang baik untuk Indonesia.


Foto: Japantimes.co.jp

(Fa)