5 Hal Unik yang Mungkin Hanya Kita Temukan di Supermarket Jepang

Satu yang mungkin akan mengejutkan seseorang ketika pertama kali mengunjungi Jepang mungkin adalah supermarket, bukan tata letak atau barang-barang yang dijual didalamnya melainkan beberapa hal yang benar-benar berbeda dengan supermarket di negara lain.

Hal-hal yang tidak pernah anda sadari ada sebelumnya sampai anda menemukan itu di sana, untuk itu anibee akan memberikan lima hal unik yang membuat kunjungan supermarket anda menjadi pengalaman yang membuat anda terkejut.


Sebelum masuk kesana, terdapat satu hal yang nampaknya juga perlu disebutkan. Produk makanan, khususnya yang diproduksi, memiliki harga yang cukup mahal di supermarket Jepang. bayangkan saja, untuk satu buah apel, kita harus membayar 198 yen atau sekitar 26.000 rupiah. dan itu belum termasuk pajak yang mungkin akan membuat harga satu apel menjadi 214 yen atau sekitar 27.500 rupiah. dengan harga itu, kita bisa mendapatkan setidaknya 3-4 buah apel di Indonesia.

di Jepang, buah-buahan dianggap lebih dari mewah daripada camilan atau bagian dari makanan seperti di negara lain, sehingga sebagian besar orang Jepang tidak benar-benar peduli akan harganya yang mahal. Satu hal yang mungkin membuat itu layak adalah rasa buah yang ada disana begitu lezat, dan perlu diingat anda harus membayar lebih untuk kelezatan tersebut.


5. Diskon Larut Malam


Jika mereka (produk makanan) terlalu mahal, anda tak perlu khawatir, karena supermarket di Jepang memiliki diskon untuk sebuah produk ketika waktu sudah larut malam. umumnya supermarket Jepang akan mulai menempatkan label diskon seperti pada produk, daging, dan barang-barang lainnya beberapa jam sebelum toko tutup.


4. Kasir akan Menyebutkan Harga dari Setiap Produk


Di supermarket Jepang, kasir akan mulai memindai belanjaan anda dengan cepat. Harga setiap produk disebutkan dengan keras saat setelah itu dipindai atau scan, hal ini bertindak seperti dinding bata numerik antara anda dan kasir untuk tidak melakukan percakapan diluar urusan kasir satu sama lain. Jika anda belum pernah mengalaminya, Lihat video kompetisi nasional untuk kasir dibawah ini:


3. Menggunakan Keranjang sebagai Kereta Belanja


Di Jepang tidak ada gerobak besi besar dengan roda yang mencicit dan sering tersangkut. Bahkan, tidak ada trolley belanja yang besar sama sekali. Sebaliknya mereka hanya memiliki apa yang mungkin kita bisa sebut sebagai “aksesoris belanja yang dapat didorong”. Melainkan memuat belanjaan kedalam kereta, anda harus menempatkan keranjang keatas roda yang hanya digunakan untuk mengangkut belanjaan dengan mendorongnya.


2. Tidak ada Harga per Berat atau per Kg.


Di Jepang yang akan anda temukan adalah dua harga: harga barang ... dan harga barang setelah pajak. Dan biasanya tidak harga per berat / volume ditemukan di supermarket atau toko-toko. Ini bukan masalah besar, tapi sebagai seseorang yang memeperhatikan setiap yen / sen tanpa harus banyak menghitung, itu akan merepotkan.


1. Area Pembungkusan Barang Sendiri


Anda mungkin tidak akan menemukan paper bag atau plastic belanjaan gratis di kasir, yang harusnya anda lakukan adalah membawa keranjang belanjaan ke meja seperti pada gambar di atas, ambil kantong plastik kecil yang anda butuhkan, dan kemudian letakkan mereka ke dalam kantong yang lebih besar - baik yang anda bawa sendiri atau dibeli dari kasir. kantong plastik dikenakan biaya sekitar 5 yen di supermarket Jepang.

Demikianlah lima hal unik atas tentang supermarket di Jepang. Apakah anda pernah memiliki pengalaman yang mengejutkan di sebuah toko kelontong atau supermarket Jepang? tuliskan pengalamanmu di kolom komentar yaa!





foto: rocketnews24

(ADP)