8 Takhayul Kepercayaan Orang Jepang

Setiap negara dan budaya memiliki takhayul mereka sendiri yang sudah menjadi bagian dari identitas mereka. Misalnya inggris, tidak boleh menginjak celah-celah atau berjalan dibawah tangga, karena itu akan memberikan kamu nasib buruk. Jepang sendiri memiliki takhayul, beberapa diantaranya mungkin cukup aneh bagi kita. Namun mengetahui takhayul ini dapat membantu kita untuk memahami budaya Jepang.

1. "Jika kamu memotong kuku di malam hari, kamu akan mati"

Takhayul Jepang mengatakan bahwa jika kamu memotong kuku di malam hari, kamu akan mati. Takhayul ini berasal dari gagasan bahwa alat pemotong seperti gunting kuku membuat kesenjangan sehingga roh-roh bisa masuk pada malam hari ketika mereka berada disekitar. Oleh karena itu, dikatakan bahwa orang-orang yang tidak memotong kuku mereka di malam hari akan melepaskan roh jahat dan bahwa roh jahat bisa membunuhnya.

2. "Jika kamu bersiul di malam hari, orang jahat akan datang."

Biasanya di Jepang para penjahat berkomunikasi dengan cara bersiul di tengah malam. Oleh karena itu takhayul itu pun tumbuh apabila kamu bersiul di malam hari, kamu justru akan memanggil penjahat itu jika bersiul, atau bahkan bukan penjahat yang datang tapi ular!. Namun ada versi lainnya yang menyatakan bahwa jika kamu bersiul, hantu akan datang! hiii... itu siapa yang ada di belakang kamu!???!.

3. "Setelah makan jangan tiduran, nanti kamu berubah menjadi sapi."

Sekarang, takhayul ini tampaknya agak aneh yang menyatakan bahwa jika kamu berbaring setelah makan, maka kamu akan berubah menjadi sapi. Dikatakan bahwa takhayul ini bertujuan untuk mencegah orang menjadi malas dan mencegah orang-orang tidur siang setelah makan.

4. "Jika kamu cegukan 100 kali berturut-turut, maka kamu akan mati."

Entahlah darimana takhayul ini berasal, namun sepertinya ini masuk akal jika kamu cegukan 100 kali dan tentunya hal itu mengganggu. Tapi belum diketahui, apakah ini benar-benar akan terjadi. Mungkin kamu ingin mencobanya?

5. "Melihat laba-laba di malam hari, maka kesialan akan menghampirimu."

Laba-laba merupakan hewan yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tetapi di Jepang, jika kamu melihat laba-laba di malam hari itu berarti pertandan akan nasib buruk. Sebaliknya jika kamu melihat laba-laba di pagi hari itu pertanda keberuntungan.

6. "Jika kamu mendengar guntur, sembunyikan pusar mu atau dewa petir akan memakannya."

Untuk memahami takhayul ini, kamu perlu sedikit pengetahuan tentang mitologi Jepang. Raijin adalah dewa petir, guntur, dan badai di Jepang. Kamu bisa melihat patung dirinya di banyak kuil di Jepang, yang paling terkenal adalah Asakusa Senso-ji di Asakusa, Tokyo. Sering dipasangankan dengan Raijin adalah Raijuu, yang dikenal dengan "guntur yang paling menyeramkan". Raijuu diyakini memiliki kebiasaan aneh tidur di pusar masyarakat. Jika Raiji ingin mencari pendamping, ia akan membangunkannya dengan petir. Dan jika kamu menutup pusar kamu, maka Raijuu akan tetap tidur. Jadi jika kamu mendengar suara petir dan kamu tidak menutup pusar mu, kamu mungkin akan disambar oleh Raijin! Dan jelas, bahwa tersambar petir akan mengakibatkan kematian... maka, sembunyikan pusar mu, atau kamu akan mati.

7. "Jika kamu menghidupkan kipas semalaman, kamu akan mati."

Ini adalah takhayul yang lebih modern, dan takhayul ini mengatakan jika kamu menyalakan kipas semalaman maka kamu akan mati. Sebenarnya, ketakutan ini adalah kepada hipotermia yang terjadi atau saat nafas kamu berhenti. Karena mereka percaya jika membiarkan kipas menyala sepanjang malam akan menyebabkan suhu tubuh menjadi rendah. Atau bahwa sirkulasi udara saat tidur akan membuat kamu tidak bernafas dengan benar. Tidak hanya di Jepang, takhayul ini juga dipercayai di Korea.

8. "Jangan tidur menghadap ke utara."

Di pemakaman Jepang, tubuh almarhum diposisikan sehingga kepala mereka menghadap ke utara. Di samping tubuh, ada semangkuk nasi dengan sumpit terjebak di dalamnya. Jadi jika kamu tidur dengan kepala menghadap ke utara, itu akan mendorong nasib buruk atau hukumang yang lebih besar - kematian.


Foto: jpninfo

(Fa)