Kepercayaan Orang Jepang Terhadap Hantu dan Dewa (Part 2)


Dewa

Jika kamu sudah membaca artikel sebelumnya, kamu pasti sudah tahu jawaban dari kepercayaan hantu pada orang Jepang. Maka selanjutnya kita akan membahas tentang dewa.

Kepercayaan Jepang Terhadap Dewa dan Hantu (Part 1)

Shinto adalah sebuah agama yang berasal dari Jepang, dan Shinto menjadi agama yang resmi di Jepang. Kata-kata Shinto sendiri sebenarnya berasal dari bahasa China yang berarti “jalan para dewa”, “pemujaan para dewa”, “pengajaran para dewa”, atau “agama para dewa”. Jadi jelas sudah jika orang Jepang tidak bisa dilepaskan dari kepercayaannya terhadap dewa-dewa. Bahkan dalam agama Shinto sendiri, banyak sekali dewa-dewa dan jumlahnya tidak terbatas (polytheisme).

Jadi jawabannya adalah ‘Ya’ bahwa orang Jepang mempercayai keberadaan dewa.

Banyaknya dewa-dewa yang dimiliki terbagi menjadi beberapa kategori, seperti dewa tanah, gunung, laut, air, api, pohon, dan manusia, dan ini memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap kebiasaan hidup masyarakat Jepang. Sehingga banyak orang Jepang yang menunjukkan sikap merawat alam dan menjaga alam tersebut tetap baik. Dan mereka turut merayakan matsuri atau festival yang merupakan upacara ritual Shinto yang berfungsi sebagai bentuk pendekatan diri kepada dewa-dewa.

Selain yang telah disebutkan di atas, masih banyak macam-macam dewa lainnya, ada dewa guntur (raijin), dewa hati (kamado-gami), dewa pembimbing perahu (funa-dama).

Beragam dewa dalam agama Shinto disebut dengan ‘kami’. Mereka pun diyakini ada yang memiliki sifat baik dan jahat. Objek pemujaannya adalah segala sesuatu yang dianggap sakral (suci) yang dijumpai manusia di alam sekitar.

Ada dua jenis dewa yang dapat dibedakan dari tempatnya, yaitu dewa-dewa langit (amat-su kami), dan dewa-dewa bumi (kunitsu kami). Selain itu dalam agama ini tidak ada pemikiran adanya dewa tertinggi, namun ada dewa yang memperoleh perhatian dan paling besar yaitu dewa matahari (Amaterasu-omi-kami) yang berarti dewa agung langit bersinar

Terlebih lagi dengan dewa matahari atau Amaterasu adalah dewa yang terpenting dalam ajaran agama Shinto, dan para kaisar Jepang dipercaya memiliki garis keturunan dari Amaterasu.

Dewa Amaterasu lahir dari mata kiri Izanagi saat ia akan menyucikan dirinya usai mengunjungi dunia bawah atau neraka. Namun suatu ketika Amaterasu mengutus cucu laki-lakinya yang bernama Ninigi untuk menjadi salah satu penguasa di bumi, dan dari sinilah keturunan dewa matahari di bumi berasal.

Jadi setelah membaca artikel ini kita dapat mengetahui beberapa dewa, seperti

  • Dewa Amaterasu (dewa matahari, dia menjadi dewa utama karena ia penguasa surga)
  • Raijin (dewa guntur)
  • Kamado-gami (dewa hati)
  • Funa-dama (dewa pembimbing perahu)
  • Tenman (dewa pendidikan, yang popular di kalangan pelajar)
  • Hachiman (dewa perang dan prajurit)
  • Inari (dewa padi, yang dihubungkan dengan kesuburan dan kemakmuran)

Banyak anime atau manga yang mengambil cerita atau mengambil tokoh utama dari beberapa dewa-dewa tersebut. Seperti di manga Naruto, Inuyasha, dan lain-lain. Mungkin kamu juga ada inspirasi membuat manga sesuai dengan karakter dewa-dewa tersebut.


(Fa)