Galeri Seni Terpenting di Kyoto

Pergulatan seni kontemporer Jepang biasanya didominasi oleh Tokyo. Namun sejak tahun 1990, komunitas seni di Kyoto menjadi semakin kuat dan semakin kuat. Dengan organisasi seperti Kyoto Art Box yang mempromosikan hasil-hasil kreativitas yang berbasis di Kyoto, kota ini menjadi salah satu kota wajib-kunjung bagi pecinta seni.

Imura Art Gallery

Imura Art Gallery didirikan tahun 1990 oleh sutradara Yuzo Imura. Ia mendirikan galeri ini untuk menampilkan karya seniman-seniman baru saat itu. Imura Art Gallery baru-baru ini memamerkan karya Takeshi Tanaka, pelukis kelahiran Fukuoka yang lukisannya menggabungkan gaya Jepang dan Barat, dan Yu Kiwanami, juga seorang pelukis, yang lukisan akriliknya mengusung tema tubuh tanpa wajah.


Salah satu karya Yu Kiwanami, berjudul "Lesson 1":

Sumber foto: japantimes

Imura Art Gallery, 31 Kawabata-higashi Marutamachi, Sakyo-ku, Kyoto, Japan, +81 75 7617372

Kaho Gallery

Berada di pemukiman yang rimbun di bagian timur Higashiyama, Kaho Gallery didirikan tahun 1996 dan telah mempersembahkan pameran seniman-seniman ternama Jepang seperti pelukis figuratif abstrak Kokuta Suda; Ono Chikkiyo, dan Toshio Arimoto, yang lukisan-lukisannya dipengaruhi oleh fresco Eropa, teknik tradisional Jepang, dan patung-patung Buddha. Kaho Gallery juga memamerkan karya-karya seni yang lebih kontemporer seperti Reinhard Voss’ Bitter Lennon, sebuah rangkaian wajah kubisme dipahat dari kayu.

Sumber foto: theculturetrip


Kaho Gallery, Honmachi, Higashiyama-ku, Kyoto, Japan, +81 75 708 2670

Sumber foto: theculturetrip

Mori Yu Gallery

Didirikan tahun 2001, Mori Yu Gallery adalah ruang seni komersial dengan mempromosikan seni kontemporer oleh seniman-seniman yang sedang tenar. Pengarah galeri Yuichi Mori membuka pintunya untuk karya yang mengusung tema klasik Jepang seperti tema-tema era Meiji dan Edo namun juga sekaligus melibatkan inovasi kontemporer. Beberapa karya yang ditampilkan di Mori Yu Gallery salah satunya dari pematung Nobuhiro Hanaoka, yang mana karya-karyanya dipengaruhi oleh art brut, sebuah gerakan seni anti-budaya yang berkebalikan dengan fashionable art.

Salah satu karya Nobuhiro Hanaoka; berjudul "Statue of Clothes":

Sumber foto: moriyu gallery

Mori Yu Gallery, 4 – 19 Shougoin Rengezou-cho, Sakyo-ku, Kyoto, Japan, +81 75 950 5230

(AOZ)