Si Jenius Dibalik Comme Des Garcons

Empat kali dalam setahun, perancang ternama Rei Kawakubo terbang dari Tokyo ke Paris untuk menawarkan disain Comme des Garçons terbarunya. Juni tahun ini brand besutannya mendapat panggung di perhelatan fashion kelas atas 7 rue Meyerbeer. Rei tidak pernah membungkukkan badan di finale. Rei jarang melayani wawancara dan tidak pernah difoto secara professional sejak tahun 2005. Walau Rei menghindari publisitas, Rei berkenan untuk menemui pembeli karyanya secara langsung.


Rei dan suaminya, Adrian

Sumber foto: telegraph uk

Tujuan utama dari koleksi streetwear saya ini bukan untuk anak-anak memakainya sebagai streetwear, tapi koleksi ini sebagai komentar akan keadaan pakaian streetwear sekarang, yang mudah, santai, dan berbasis olahraga. Pola baju hanya menambah nilai dari suatu pakaian. Lewat koleksi ini saya ingin menunjukkan kalau pola (tailoring) bukan menambah nilai tapi di situlah nilainya.”

Kantor Kawakubo berdinding kaca dan dari ruang kerjanya kamu bisa melihat showroom di mana koleksinya dipajang. Pengaruh pandangan Kawakubo sangat radikal dan mengajak orang untuk memandang pakaian secara berbeda. Biasanya kalau seorang perancang pakaian punya pemikiran se-idealis Kawakubo, artinya dia tidak butuh uang. Tapi Kawakubo adalah seorang seniman dan juga businesswoman. Hal pertama yang harus kamu terapkan agar bisnismu berjalan adalah pemasukan (cash flow). Aku memastikan bahwa aku tidak berhutang pada siapapun,” ungkap Kawakubo. “Aku sangat berhati-hati menggunakan modal. Aku paling tidak suka berhutang.”

Sumber foto: telegraph uk

Comme Des Garcons kini memiliki 230 outlet di luar Jepang, 17 brand anak keluaran CDG, dan keuntungan sebesar 250 juta dollar. Fans Kawakubo bukan hanya para pembeli namun juga disainer ternama seperti Karl Lagerfeld dan Marc Jacobs. Marc Jacobs sendiri membeli rancangan rok untuk pria karya Kawakubo. Rei Kawakubo adalah seorang jenius di bidang disain maupun retail. Dialah yang memulai tren toko pop-up yang kini biasa dilakukan oleh banyak butik. Dia juga meminta para arsitek dari Future Systems untuk berkolaborasi dengan Comme Des Garcons di New York pada tahun 1998, tiga tahun sebelum Prada melakukan hal yang sama. (AOZ)

Baca juga: Brand Paling Hot Dari Jepang